Semarak Tahun Baru Islam 1447 H di Masjid At-Taqwa Bungoro Indah: Penuh Makna dan Kebersamaan

BERITA, KEAGAMAAN171 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid At-Taqwa Bungoro Indah, Kecamatan Bungoro, saat jamaah berkumpul memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah pada Rabu malam (26/6/25) ba’da Isya (20.00 WITA). Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di antara pengurus dan jamaah.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Masjid At-Taqwa, H. Zulhadji Arsyad. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh jamaah menjadikan tahun baru Islam sebagai momentum hijrah spiritual. “Semoga di tahun baru Islam ini, keimanan dan ketakwaan kita semakin meningkat. Mari rayakan dengan sederhana namun bermakna,” ujarnya.

Kegiatan dipandu oleh Sekretaris DMI Masjid At-Taqwa, Muh. Suaib, dengan penuh kehangatan dan ketertiban. Jamaah dan pengurus memenuhi masjid yang terletak di Jl. Kapten Pahlawan Laut, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro.

Sebelum memasuki acara inti, suasana malam disemarakkan dengan penampilan sholawat oleh ibu-ibu Majelis Taklim At-Taqwa, yang menambah kekhusyukan peringatan malam Tahun Baru Hijriah.

Puncak acara diisi ceramah agama oleh Ustadz Ruslan Latief, yang mengangkat tema “Keutamaan Bulan Muharram dan Puasa Asyura.” Dalam tausiyahnya, beliau tidak hanya menjelaskan keutamaan puasa Asyura, tetapi juga mengisahkan peristiwa-peristiwa besar yang dialami para nabi pada bulan Muharram.

“Bulan Muharram adalah bulan yang sangat dimuliakan oleh Allah. Banyak peristiwa besar para nabi yang terjadi di bulan ini,” ungkap Ustadz Ruslan. Beliau melanjutkan dengan menyampaikan kisah-kisah yang menyentuh hati, seperti:

  • Nabi Musa AS dan Kaum Bani Israil yang diselamatkan dari kejaran Firaun di Laut Merah pada hari Asyura.
  • Nabi Nuh AS yang bahtera penyelamatnya berlabuh dengan selamat di Bukit Judi juga pada hari Asyura.
  • Nabi Yunus AS yang dikeluarkan dari perut ikan besar setelah bertobat sungguh-sungguh.
  • Nabi Ibrahim AS selamat dari kobaran api yang dibuat oleh Raja Namrud.
  • Bahkan, disebutkan pula bahwa taubat Nabi Adam AS diterima oleh Allah SWT pada hari Asyura.

“Ini semua menunjukkan betapa hari Asyura dan bulan Muharram memiliki makna besar dalam sejarah Islam. Maka dari itu, perbanyaklah amal saleh (bersedekah, perbanyak berzikir),,” ajaknya.

Acara ditutup dengan doa bersama, penuh harap agar tahun 1447 H menjadi tahun yang lebih baik, membawa berkah dan rahmat bagi seluruh umat.

Dengan peringatan ini, Masjid At-Taqwa Bungoro Indah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan spiritual masyarakat, tempat menimba ilmu, dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *