Langkah Humanis Polsek Minasatene, Amankan dan Pulangkan ODGJ ke Keluarga

BERITA, POLRI69 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-MINSTEN PANGKEP | Sebuah peristiwa terjadi seorang wanita tak dikenal diamankan pihak sekolah setelah diduga mengambil uang tabungan siswa sebesar Rp 285.000. di SD Negeri 24 Kalibone, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Senin (08/09/2025).

Laporan ini langsung disampaikan Kepala Sekolah Hj. Marwah, S.Pd. kepada Bhabinkamtibmas Bontolangkasa, Aipda Abdul Wahab, SH.

Mendapat laporan tersebut, Aipda Abdul Wahab segera mendatangi lokasi dan membawa wanita tersebut ke Mapolsek Minasatene. Saat dilakukan pemeriksaan, wanita tanpa identitas itu mengaku bernama Niar, warga Kabupaten Bone, namun ia tidak mengetahui secara pasti alamat rumahnya.

Kanit Binmas Polsek Minasatene, Aiptu Asdar Usman, kemudian melakukan penelusuran dengan memanfaatkan aplikasi SIBARANI. Ia menghubungi satu per satu Bhabinkamtibmas Polres Bone hingga akhirnya diketahui bahwa Niar adalah warga Desa Mattaropuli, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone. Informasi ini diperoleh dari Bhabinkamtibmas Desa Mattaropuli, Aiptu Muhammad Aras.

Dari keterangan yang diterima, Niar merupakan warga yang mengidap gangguan jiwa (ODGJ) dan telah meninggalkan rumah selama lebih dari tiga bulan. Ia selama ini tinggal bersama neneknya yang lumpuh, sementara kondisi ekonomi keluarga membuat mereka tidak mampu mencari keberadaannya.

Dengan dasar informasi tersebut, Aiptu Asdar Usman berinisiatif memulangkan Niar. Bersama tiga personel Bhabinkamtibmas Polsek Minasatene, ia membawa Niar menuju Polsek Bengo Polres Bone dengan jarak tempuh sekitar 117 km. Perjalanan dimulai pukul 21.00 Wita dan tiba di Polsek Bengo sekitar pukul 00.20 Wita, di mana Niar kemudian diserahkan langsung kepada pihak kepolisian setempat untuk dipulangkan ke keluarganya.

Kapolsek Minasatene dalam keterangan persnya menyampaikan apresiasi atas tindakan humanis tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi langkah personel Unit Binmas Polsek Minasatene mulai dari mengamankan di TKP, memberikan pelayanan selama di Mapolsek, berkoordinasi dengan jajaran, hingga memulangkan dan menjamin keselamatan warga ODGJ ini. Tindakan ini menunjukkan keikhlasan personel dalam melayani masyarakat. Polri bukan sekadar profesi, tetapi pengabdian tanpa pamrih,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *