Bhabinkamtibmas Tompobulu Aktif Kawal Koordinasi Tim Investigasi Pesawat ATR di Balocci

BERITA, POLRI131 Dilihat

SHOOTLNEWS.-PANGKEP SULSEL | Upaya mengungkap penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500 mulai memasuki tahap krusial. Sejumlah tim gabungan menggelar koordinasi intensif di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep,  sebagai langkah awal sebelum bergerak ke lokasi kejadian di wilayah pegunungan. Selasa (21/04/2026) malam

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Tompobulu Polsek Balocci Polres Pangkep, Aipda Abd. Azis, bersama Ps. Kanit Intelkam Polsek Balocci Aipda Muh. Taufik, turut hadir sekaligus melakukan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.

Koordinasi yang berlangsung di Aula Kantor Desa Tompobulu itu dimulai sekitar pukul 19.40 Wita dan dihadiri oleh berbagai unsur terkait, di antaranya Kepala Desa Tompobulu Abd. Kadir Hakim, tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Indonesia Air Transport (IAT), Kansar Makassar, Airnav MATSC, Balai Taman Nasional, Mapala Sultan Alauddin, serta masyarakat setempat yang dilibatkan sebagai porter.

Pertemuan tersebut membahas rencana pendakian menuju lokasi jatuhnya pesawat yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (22/04/2026) pukul 06.00 Wita. Tim investigasi direncanakan akan mengambil sekitar 20 komponen penting, khususnya pada bagian kepala pesawat, guna kepentingan identifikasi dan analisis lebih lanjut.

Diperkirakan, waktu tempuh menuju lokasi mencapai kurang lebih lima jam perjalanan. Apabila proses identifikasi belum rampung dalam satu hari, tim akan bermalam di Pos 9 dengan mendirikan tenda sebagai bagian dari strategi operasi di lapangan.

Kegiatan koordinasi ini menjadi tahap penting dalam memastikan kesiapan seluruh unsur, baik dari sisi teknis maupun keamanan. Kehadiran aparat kepolisian, khususnya dari fungsi intelijen, turut mendukung kelancaran kegiatan melalui pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), pengamatan tertutup, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Selain itu, sinergitas antar instansi dan pelibatan masyarakat lokal sebagai penunjuk arah dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas proses investigasi di medan yang cukup menantang.

Secara umum, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga berakhir pada pukul 20.40 Wita. Aparat kepolisian memastikan akan terus melakukan pendampingan dan pengamanan selama proses investigasi berlangsung, guna menjamin situasi tetap kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *