MINASATENE-PANGKEP , Suasana Balai Kelurahan Bonto Kio, Kecamatan Minasatene, tampak ramai oleh kehadiran warga calon penerima bantuan bedah rumah. Di tengah antusiasme masyarakat mengikuti Sosialisasi Bantuan Stimulasi Perumahan Swasembada (BSPS) Tahun 2026, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bonto Kio, Aiptu Udhin Syamsuri, memberikan penegasan penting agar program bantuan pemerintah tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat tanpa adanya praktik pungutan liar.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 Wita itu dihadiri sekitar 20 peserta dan dibuka langsung oleh Lurah Bonto Kio, Andi Nur Calla, S.Sos. Hadir pula Babinsa Bonto Kio serta tim dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi pemateri utama dalam sosialisasi tersebut.Kamis siang (07/05/2026),
Program BSPS tahun 2026 ini menyasar kepala keluarga calon penerima bantuan bedah rumah dengan nilai bantuan sebesar Rp20 juta per unit untuk 10 rumah warga.
Dalam sambutannya, Aiptu Udhin Syamsuri menyampaikan tiga poin penting kepada masyarakat. Pertama, ia mengajak warga untuk bersyukur dan memanfaatkan bantuan tersebut dengan tepat guna agar rumah yang ditempati menjadi lebih layak huni dan nyaman bagi keluarga.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar dipakai sebagaimana mestinya untuk memperbaiki rumah warga agar lebih aman dan layak ditempati,” ujarnya.
Poin kedua yang ditegaskan adalah seluruh proses bantuan BSPS tidak dipungut biaya apapun. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya jika ada pihak yang mencoba meminta uang dengan alasan pengurusan bantuan.
“Kalau ada oknum minta uang dengan alasan apa pun, foto, catat namanya, lalu langsung lapor ke Bhabinkamtibmas. Kami siap tindak tegas,” tegas Aiptu Udhin Syamsuri.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat menjaga kerukunan selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, bantuan pemerintah jangan sampai memicu kesalahpahaman maupun perselisihan antarwarga.
“Kalau ada persoalan, mari selesaikan bersama dengan melibatkan RT/RW dan Bhabinkamtibmas agar bisa dimediasi dengan baik,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Setelah sosialisasi ini, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa juga akan melakukan monitoring terhadap proses penyaluran bahan bangunan hingga pelaksanaan pembangunan rumah warga penerima bantuan.







