PANGKEP , Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah. Untuk ke-15 kalinya, Pemkab Pangkep berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan tersebut ditandai dengan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Kepala BPK Perwakilan Sulawesi Selatan, Winner Franky Halomoan Manalu, di Aula Kantor BPK Perwakilan Sulawesi Selatan, Selasa (2/6/2026).
Dalam sambutannya, Winner Franky Halomoan Manalu menegaskan bahwa LHP yang diserahkan tidak hanya menjadi bentuk pertanggungjawaban hasil pemeriksaan, tetapi juga dapat menjadi referensi penting bagi DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan BPK sesuai rencana aksi yang telah disepakati. Sesuai ketentuan, tindak lanjut tersebut harus diselesaikan paling lambat 60 hari setelah laporan diterima.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP disambut penuh rasa syukur oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pangkep, Asri. Ia menyebut capaian tahun ini menjadi prestasi istimewa karena merupakan opini WTP ke-15 yang diraih Kabupaten Pangkep dan ke-14 kali secara berturut-turut.
“Alhamdulillah, kita kembali mempertahankan opini WTP ke-15 dan 14 kali berturut-turut. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, dengan dukungan dan arahan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta seluruh jajaran pemerintah daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf, menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dalam audit keuangan tersebut bukanlah sesuatu yang diraih secara instan. Menurutnya, capaian itu merupakan buah dari komitmen, kedisiplinan, dan kolaborasi seluruh elemen pemerintahan dalam mengelola keuangan daerah secara akuntabel dan transparan.
“Meraih WTP hingga 15 kali bukan perjalanan yang singkat. Ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi semua pihak. Meskipun masih terdapat beberapa catatan yang harus diperbaiki, Alhamdulillah hari ini kita berada pada posisi yang baik, dan ke depan tentu kita ingin lebih baik lagi,” katanya.
Raihan opini WTP ke-15 ini semakin mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Prestasi tersebut sekaligus menjadi indikator kuat bahwa pengelolaan anggaran daerah terus berjalan sesuai prinsip-prinsip good governance demi mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan capaian tersebut, Kabupaten Pangkep kembali membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang konsisten menjaga kualitas pengelolaan keuangan, sekaligus mempertahankan kepercayaan publik melalui tata kelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab.







