MAKASSAR | Lembaga Fasilitasi Management Pemerintahan Daerah (LFMPD) menggelar Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Rangka Menghasilkan Pelajar Pancasila sesuai Arahan Kebijakan Kemendikbudristek dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi.
Bimbingam Teknis tersebut dihadiri 500 peserta Guru dan Kepala Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Se-Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta Makassar ,Jl. Somba Opu No. 297 Makassar. pada Senin (8/5/23) hingga Rabu (10/5/23)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep, Dr. Sabrun Jamil, Mengatakan bahwa, sesuai tema hari pendidikan Nasional tahun ini yaitu bergerak bersama semarakkan merdeka belajar yang dicanangkan Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makari, adalah inplementasi kurikulum merdeka di semua jenjang pendidikan.”tandasnya
Lebih lanjut Sabrun bahwa, Salah satu yang mendasari rapor mutu pendidikan, berdasarkan asesmen yang dilaksanakan tahun lalu dan boleh dikatakan semua rekomendasi masing-masing diharapkan kepala sekolah, guru dan tenaga pendidikan untuk meningkatkan kompetensinya”
Terkait dengan perencanaan kita tahu bersama untuk anggaran yang digunakan berasal dari dana bos, untuk tahun ini sudah disampaikan bahwa perencanaan yang dibuat oleh sekolah terkait dengan penggunaan dana bosnya harus perencanaan berbasis data yang diukur dari mutu pendidikan.”
Sasaran dari kurikulum merdeka ada terkait dengan literasi dan penguatan Profil belajar pancasila, alhamdulillah kita di support oleh berbagai narsumber lembaga besar dari Mendikbudristek diantaranya Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan serta dari Balai besar guru penggerak, alhamdulillah kita semua sering para guru untuk membekali peningkatan kompetensi.”
Kemudian terkait pendidikan karakter hadir dari akademisi Guru Besar Prof. Syahrir begitu banyak memberikan penjelasan terkait pendidikan karakter yang bisa diterapkan pada anak-anak kita.”Kata Sabrun
Pengembagan Spiritual karena poin pertama dari penguatan profil belajar pancasila itu adalah meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa, kemandirian, kerjasama dan berpikir kritis siswa.
Sabrun Jamil, berharap dengan kegiatan ini peserta mampu memahami dan meningkatkan kompetensi SDM sehingga memberikan layanan pendidikan yang terbaik dan berkualitas bagi siswa.”harapnya
Sementara Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, meminta pada momen ini agar kepala sekolah, pengawas dan guru mampu memahami apa yang menjadi tugas pokok dan fungsinya dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar.”tuturnya
Lanjut Bupat MYL, terkait pengolahan keuangan karena kita merupakan ASN diharapkan kepala sekolah dapat memahami petunjuk teknis pelaksanaan penggunaan dana bos, sehingga hal tersebut dapat terencana dengan baik.”jelasnya
Bupati pangkep sangat berharap terkait penanganan dan pecegahan anak tidak sekolah (ATS) setiap anak yang lulus dari semua jenjang pendidikan berharap agar anak tersebut melanjutkan pendidikan selanjutnya, baik SD, SMP dan SMU. Jelasnya di hadapan guru dan kepala sekolah.”tegasnya
Dan sekiranya kepala sekolah maupun guru mampu melahirkan Inovasi yang bermanfaat dan berkelanjutan seperti :
“Wisata pendidikan agar pembelajaran tidak selalu monoton di kelas terus. Misalkan anak anak dibawa berkunjung beberapa tempat seperti Perpustakaan, Tonasa, Pengadilan silahkan karena kami sudah meminta izin buat anak anak kita demi proses pembelajaran dan melihat secara langsung.”Jelas Bupati pangkep.
Di tempat yang sama, Kepala UPT SDN 3 Sambung Jawa, Asdar, menyampaikan bahwa, manfaat dari kegiatan ini sebagai pembentukan karakter siswa sebagai individu yang memiliki kepribadian yang baik dan berkualitas, berbicara dan menulis dengan baik, yang akan membantu mereka dalam berkomunikasi di masa depan membuat mereka lebih mandiri.” Ujar Asdar usai bimbingan teknis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar.
Lanjut Asdar, sebagaimana arahan bupati pangkep muhammad Yusran Lalogau pada kegiatan ini menekankan kepada semua yang hadir agar dapat meningkatkan proses belajar mengajar dan menciptakan invosi sehingga kualitas pendidikan lebih maju khususnya di kabupaten pangkep.” Tutup Asdar, Kepala UPT SDN 3 Sambung Jawa.







