Rapat Dengar Pendapat di DPRD Pangkep: POKMAS Biringkassi Suarakan Protes Soal Rekrutmen Tenaga Kerja

BERITA136 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | DPRD Pangkep laksanakan RDP dengan Masyarakat (POKMAS) Biringkassi yang  menyuarakan keresahan mereka terkait dugaan ketidakadilan dalam proses rekrutmen tenaga kerja di PT Semen Tonasa.di ruang rapat Komisi II DPRD Pangkep, Rabu (16/4/2025),

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD  Haris Gani bersama Ketua Komisi II  M Lutfi Hanafi, serta anggota DPRD  Syahruddin dan Abd Rauf itu, menjadi ajang bagi POKMAS menyampaikan kegelisahan masyarakat.

Ketua Tim POKMAS Biringkassi, M. Anwar, menjelaskan bahwa awalnya Biringkassi Raya merekrut 40 orang pekerja. Namun, tiba-tiba muncul permintaan tambahan dari pihak Tonasa sebanyak 14 orang untuk ditempatkan di area Down Kilen. Total menjadi 60 orang. Masalah muncul ketika 14 orang yang sebelumnya telah menandatangani kontrak, justru diputus sepihak dan diminta melamar ulang.

“Ini yang kami protes. Mengapa kontrak mereka diputus begitu saja? Kami ingin solusi, bukan konflik. Harapan kami, bukan pengurangan tenaga kerja, tapi penambahan kuota agar semuanya bisa bekerja,” tegas Anwar di hadapan anggota dewan.

Menanggapi itu, Abd Rauf menyatakan DPRD tidak bisa sepenuhnya mengintervensi mekanisme rekrutmen yang dijalankan Biringkassi Raya. “Kami memahami keresahan masyarakat, tapi kita juga harus menghargai sistem yang telah disepakati. DPRD dalam hal ini tetap mengawasi, tapi dengan bijak,” ujarnya.

Ketua Komisi II, Muh Lutfi Hanafi, juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjalin komunikasi dan mencari jalan tengah. “Kita ingin semua pihak diuntungkan, baik masyarakat maupun perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Haris Gani mengingatkan bahwa masalah ketenagakerjaan di Tonasa sudah masuk pembahasan lintas komisi. Ia juga mengungkap adanya agenda pertemuan di kantor pusat Semen Tonasa yang tak hanya membahas soal tenaga kerja, tapi juga isu pencemaran lingkungan yang mulai menuai sorotan.

“Direktur Utama PT Semen Tonasa sudah memberi instruksi untuk menangani dampak lingkungan. Kami juga akan kawal masalah ini agar warga di Ring 1 tidak terus dirugikan,” katanya.

RDP kali ini memperlihatkan betapa pentingnya peran DPRD sebagai jembatan antara masyarakat dan industri. Harapan besar kini tertuju pada pertemuan lanjutan di kantor pusat Semen Tonasa. Masyarakat menanti solusi nyata, bukan janji semata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *