Kunjungan Kerja Kajati Sulsel ke Kejari Takalar, Penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf dan Apresiasi Kinerja

ADHYAKSA, BERITA354 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-TAKALAR | Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Agus Salim, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar, pada Selasa 22 April 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Agus Salim didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Kejati Sulsel, antara lain Plt Asisten Pembinaan, Andi Sundari, Asisten Intelijen, Ardiansyah, Asisten Tindak Pidana Khusus, Jabal Nur, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, Fery Tas, serta Asisten Pidana Militer, M. Asri Arief.

Rombongan Kajati Sulsel disambut langsung oleh Kepala Kejari Takalar, Tenriawaru, beserta jajaran pegawai Kejari Takalar. Kunjungan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil, serta sarana dan prasarana yang ada di Kantor Kejari Takalar.

Dalam kesempatan tersebut, Kajari Takalar, Tenriawaru, menyampaikan sambutan hangat dan menyambut baik kedatangan Agus Salim beserta rombongan. Ia mengungkapkan harapan agar kehadiran Kajati Sulsel dapat memberikan semangat dan arahan guna meningkatkan kinerja Kejari Takalar ke depannya.

Selain melakukan pengecekan, dalam kunjungan tersebut, Agus Salim juga menyempatkan diri untuk menyerahkan Sertifikat Tanah Wakaf. Sertifikat tersebut diberikan kepada dua lembaga, yakni Yayasan Pendidikan Sekolah Islam Al Araat Nur Shofia yang beralamat di Desa Cakura, Kecamatan Pulongbangkeng Selatan, dengan luas tanah 492 meter persegi. Sertifikat lainnya diberikan kepada Masjid Nurul Aisyah yang terletak di Desa Bonto Lebang, Kecamatan Galesong Utara, seluas 301 meter persegi.

Penyerahan sertifikat ini merupakan hasil kerja sama Tim Terpadu Penerbitan Sertifikat Tanah Wakaf yang digagas oleh Kajati Sulsel, Agus Salim, bersama Kementerian Agama dan Kementerian ATR/BPN. Langkah ini dianggap penting untuk memastikan kepastian hukum atas tanah wakaf yang digunakan untuk kepentingan umat.

Agus Salim memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kejari Takalar, yang dinilai cukup baik, terbukti dengan penyerapan anggaran tertinggi di wilayah Sulawesi Selatan. “Ini merupakan penilaian pimpinan sehingga harus diberikan apresiasi. Ada pepatah mengatakan berat mempertahankan daripada meraih. Oleh karena itu, keberhasilan yang telah diraih harus dipertahankan, bahkan kalau perlu ditingkatkan,” kata Agus Salim.

Dalam arahannya kepada jajaran Kejari Takalar, Agus Salim menekankan pentingnya menjaga hubungan emosional antar pegawai, serta menjaga hirarki antara senior dan junior dengan menanamkan jiwa korsa. Ia juga memberikan semangat agar Kejari Takalar terus berusaha meningkatkan diri, terutama dalam mendukung proses penilaian menuju zona integritas, yakni Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Agus Salim menutup kunjungan dengan harapan agar Kejari Takalar semakin solid dan kompak dalam menjalankan tugas-tugasnya. “Saya lihat kekompakan jajaran Kejari Takalar sudah sangat baik. Sisa ditingkatkan dalam mendukung proses penilaian untuk zona integritas,” tutup Agus Salim.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk lebih mempererat kerja sama antara Kejati Sulsel dan Kejari Takalar serta mendorong peningkatan kinerja di institusi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *