Pemdes Kassiloe Salurkan Insentif dan  Imbau Masyarakat Waspada Karhutla dan Jaga Kamtibmas

SHOOTLINENEWS.ID-LABAKKANG PANGKEP | Pemerintah Desa Kassiloe kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kinerja para pelayan masyarakat dengan menyalurkan insentif kepada berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung di Aula kantor desa. Adapun penerima insentif kali ini mencakup Perangkat Desa, Staf Desa, anggota BPD, Ketua RK/RT, Kader Posyandu, Imam Masjid, Pembantu Imam, Guru Mengaji, Guru TPA, Pemandi Jenazah, hingga Pappacuru Jenazah. Pada Kamis (4/9/25)

Kepala Desa Kassiloe, Suriadi Saka, S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyaluran insentif tersebut merupakan pencairan untuk dua bulan, yakni Agustus dan September 2025. Ia menyebutkan bahwa keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dalam menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, momentum Maulid merupakan momen penting yang sering kali memerlukan persiapan khusus di tengah masyarakat. “Kami memahami bahwa bulan Maulid adalah momen penting bagi umat Islam, dan dana ini semoga bisa membantu meringankan beban masyarakat dalam menyambut hari besar tersebut,” ujar Suriadi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pencairan insentif berikutnya akan dilakukan pada bulan Desember 2025 dan akan mencakup pembayaran untuk tiga bulan sekaligus.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa juga menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada warga. Salah satunya adalah larangan keras membakar sampah sembarangan, mengingat kondisi musim kemarau yang tengah berlangsung dan potensi kebakaran yang tinggi. Ia meminta seluruh perangkat desa, mulai dari Kepala Dusun hingga RT/RW, untuk aktif mengontrol lingkungan dan memberikan edukasi kepada warga terkait bahaya kebakaran. “Saya minta kepada seluruh perangkat, mulai dari Kepala Dusun hingga RT/RW, agar mengontrol lingkungan dan mengedukasi warga untuk lebih waspada terhadap bahaya kebakaran,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa jika terpaksa membakar sampah, warga diminta memastikan bahwa api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Hal ini penting karena mobil pemadam kebakaran dari Kota Pangkep membutuhkan waktu tempuh yang tidak singkat untuk menjangkau desa-desa, sehingga tindakan pencegahan menjadi sangat krusial. Pemerintah juga tengah mewacanakan penempatan unit pemadam kebakaran di setiap kecamatan sebagai bentuk kesiapsiagaan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2025. Kepala Dusun diminta aktif menyampaikan informasi ini kepada warga agar kewajiban tersebut dapat segera diselesaikan.

Senada dengan Kepala Desa, Bhabinsa Desa Kassiloe, Serma Budianto, turut mengingatkan agar warga berhati-hati dalam menggunakan api di musim kemarau serta menjaga hewan ternak mereka agar tidak memasuki lahan milik orang lain. Hal ini guna mencegah konflik antarwarga yang dapat memicu ketegangan sosial.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Kassiloe, Aiptu Ilyas Hasan, juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia berharap partisipasi aktif masyarakat dapat menciptakan suasana desa yang aman, nyaman, dan harmonis.

Kegiatan penyaluran insentif ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah desa dan aparat kewilayahan dalam menjaga kesejahteraan, keamanan, dan ketertiban sosial di Desa Kassiloe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *