Pemkab Pangkep Luncurkan Inovasi Pangkep Mabulo, Perkuat Tata Kelola Pariwisata Budaya dan Bahari

PANGKEP – Pemerintah Kabupaten Pangkep resmi meluncurkan inovasi Pangkep Mabulo sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pariwisata budaya dan bahari melalui kolaborasi lintas sektor. Inovasi yang digagas Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pangkep, Iman Takbir, ini merupakan implementasi Aksi Perubahan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrasi (PKA) Angkatan II Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar.

Peluncuran inovasi tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Pangkep, H. Abd. Rahman Assegaf, di Ruang Pola Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pangkep, dan  dihadiri jajaran kepala perangkat daerah, pejabat administrator dan pengawas, serta berbagai pemangku kepentingan yang mendukung pengembangan sektor pariwisata.Senin (20/7/2026)

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abd. Rahman Assegaf menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Pangkep Mabulo sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak. Ia mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan para pemangku kepentingan untuk menjadikan inovasi tersebut sebagai gerakan bersama dalam membangun sektor pariwisata yang berdaya saing.

“Saya berharap seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan memberikan dukungan penuh, membangun sinergi, serta mengintegrasikan sistem kerja agar Pangkep Mabulo dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pangkep, Iman Takbir, menjelaskan bahwa Pangkep Mabulo merupakan inovasi tata kelola yang menghubungkan seluruh potensi pariwisata budaya dan bahari ke dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Melalui konsep tersebut, seluruh potensi wisata di Kabupaten Pangkep diharapkan dapat dikelola secara lebih efektif, berkelanjutan, dan memiliki daya saing.

Menurut Iman, Kabupaten Pangkep memiliki kekayaan destinasi wisata yang sangat beragam, mulai dari kawasan karst, kepulauan, wisata bahari hingga kekayaan budaya lokal yang layak dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Pangkep sebagai surga pariwisata, itu harus kita kelola dengan baik sehingga masyarakat internasional bisa mengetahui bahwa di Pangkep juga ada pariwisata yang tidak kalah penting dengan pariwisata yang ada di dunia,” katanya.

Ia menambahkan, Pangkep Mabulo dirancang sebagai fondasi dalam membangun kolaborasi antarinstansi, pelaku wisata, kelompok masyarakat, hingga sektor swasta guna menciptakan tata kelola pariwisata yang lebih terarah.

“Melalui proyek perubahan Pangkep Mabulo, kita berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Peluncuran inovasi Pangkep Mabulo ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Pangkep, dilanjutkan penandatanganan sertifikat Pangkep Mabulo serta penyerahan Surat Keputusan (SK) Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) kepada perwakilan penerima, didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata.

Melalui inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Pangkep berharap terbangun tata kelola pariwisata yang lebih terintegrasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mampu menjadikan potensi wisata budaya dan bahari sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *