SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Dalam upaya mendekatkan diri kepada masyarakat, anggota DPRD Kabupaten Pangkep, H.M. Lutfi Hanafi, melaksanakan kegiatan reses masa sidang ketiga tahun 2025 di Dusun Ujung Batu, Desa Panaikang, Kecamatan Minasatene. Jumat (20/6/25)
Kegiatan ini menjadi momen penting bagi Lutfi Hanafi untuk menyerap langsung aspirasi dan keluhan warga dari daerah pemilihan (Dapil) 1.
Suasana dialog terasa hangat dan penuh antusiasme, di mana sejumlah warga menyuarakan kendala mereka terhadap pelayanan rumah sakit daerah yang dinilai kurang ramah terhadap masyarakat yang belum familiar dengan teknologi digital. “Sistem pendaftaran yang serba digital itu membingungkan kami, apalagi yang sudah lanjut usia dan belum terbiasa dengan gadget,” ungkap salah satu warga.
Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan perubahan status peserta BPJS/JKN dari yang sebelumnya ditanggung pemerintah menjadi peserta mandiri. Kebijakan ini menimbulkan kebingungan dan beban baru, terutama bagi keluarga dengan ekonomi terbatas.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Lutfi Hanafi memberikan penjelasan terbuka. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah menghadapi beban utang kepada BPJS Kesehatan sebesar Rp11 miliar, yang menjadi salah satu penyebab perubahan status kepesertaan tersebut. “Kita semua harus memahami kondisi ini sebagai kenyataan yang harus diselesaikan bersama. Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen untuk terus mendorong solusi yang tidak memberatkan masyarakat,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah dapat lebih peka terhadap kondisi lapangan dan memastikan layanan publik, khususnya kesehatan, dapat diakses dengan mudah dan tidak menyulitkan siapapun.
Kegiatan reses ini diakhiri dengan janji Lutfi Hanafi untuk membawa seluruh aspirasi dan persoalan yang disampaikan masyarakat ke ruang DPRD. Ia bertekad mengawal langkah-langkah konkret agar pelayanan publik di Dapil 1 semakin responsif dan manusiawi.







