Bhabinkamtibmas Hadiri Pelatihan Kelompok Tani Jabal Nur, Dorong Peningkatan Kapasitas Petani di Padoang-Doangan

BERITA, POLRI86 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP |Upaya meningkatkan kapasitas dan pengetahuan petani kembali digelorakan oleh Kelompok Tani Jabal Nur Kelurahan Padoang-Doangan, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep. Pada Selasa malam, 9 Desember 2025

Kelompok tani tersebut menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan bagi para anggotanya di kediaman ketua kelompok, Suardi, yang berlokasi di Jalan Cendana Timur.

Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 Wita itu dihadiri Bhabinkamtibmas Kelurahan Padoang-Doangan, Aipda Mappaenre, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya sektor pertanian yang menjadi penggerak ekonomi lokal.

Pelatihan ini menghadirkan Nurul Azizah, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kelurahan Padoang-Doangan, yang membawakan materi mengenai pemilihan bibit padi unggul serta penerapan sistem tanam jajar legowo. Metode tersebut dikenal mampu meningkatkan efisiensi lahan dan hasil produksi sehingga menjadi ilmu penting bagi petani yang ingin meningkatkan produktivitas sawahnya.

Para anggota kelompok tani serta beberapa perwakilan masyarakat tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Mereka diberikan pemahaman teori yang lengkap mengenai karakteristik bibit berkualitas serta teknik pengaturan jarak tanam yang benar untuk mendukung pertumbuhan optimal tanaman.

Tidak hanya fokus pada pelatihan, Aipda Mappaenre juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Ia mengimbau warga agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, memperkuat silaturahmi antarwarga, serta selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan.

“Pembinaan dan edukasi seperti ini sangat penting. Selain menambah wawasan bagi petani, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat,” ujarnya.

Pelaksanaan pelatihan oleh Kelompok Tani Jabal Nur ini menjadi bukti komitmen mereka untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan teknologi pertanian modern. Harapannya, peningkatan pengetahuan ini mampu mendorong kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sektor pertanian di wilayah Pangkajene.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 21.00 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan penuh semangat kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pihak kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *