Bupati A.Chaidir Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Besar Jannatul Firdaus Mandai 

BERITA, KEAGAMAAN214 Dilihat

MAROS | Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Besar Jannatul Firdaus, di BTN Cipta Mandai, oleh Bapak Bupati Maros, yang sebelumnya telah laksanakan shalat Jum’at  berjamaah. pada Jumat 28/7/23

Hadir dalam kegiatan ini , Bupati Maros H.A.Chaidir Syam ,Ketua DPRD Kab Maros,  H. Hamin Naiem dan Keluarga Almarhum H.M. Azis Husain selaku pewakaf, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kab. Maros, Kepala MUI Kab. Maros, Ketua DPD BKPRMI Maros, Bapak Camat Mandai, Danramil Mandai, Kapolsek Mandai, Kepala KUA Kec. Mandai, Kepala Puskesmas Mandai, Para Kepala Desa dan Lurah Se Kecamatan Mandai, Para udangan dan jamaah masjid Jannatul Firdaus, dan Awak media.

Bupati Maros H. A. Chaidir Syam dalam sambutannya menyampaikan bahwa Masjid ini yang lebih besar di kecamatan mandai dan sekaligus sebagai sumber informasi dan kegiatan majelis taklim dan perpustakaan agar para remaja bisa membaca dan menambah ilmu pengetahuan dibidang agama.”Pungkasnya

Sebelum menyampaikan sambutan Ketua Panitia pada kesempatan ini, saya atas nama Yayasan Masjid Besar Jannatul Firdaus dan Pengurus Masjid Jannatul Firdaus, mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada :

– Bapak Bupati Maros dan Ketua DPRD Kab. Maros atas penganggaran dalam
pembangunan masjid ini,
– Bapak H. Hamin Naiem sebagai pewakaf dengan Akta Ikrar Wakaf no.
KK.21.07.2/PW.00/42/2006 tanggal 3 April 2006 seluas 951 m2 . Sertifikat tanah
sudah dipecah dan dibalik nama ke Masjid Jannatul Firdaus.
– Bapak H.M. Sani Azis sebagai ahli waris almarhum H.M. Azis Husain sebagai pewakaf dengan Akta Ikrar Wakaf No. B-658/KUA.21.13.06/W.5/10/2022 tanggal 7 Oktober 2022 seluas 1.200 m2. Sertifikat tanah sudah dipecah dan sekarang dalam proses balik nama ke Masjid Jannatul Firdaus.
– Bapak Kepala Dinas PUPR sebagai pelaksana teknis pembangunan masjid ini.
– Bapak Kepala Kecamatan Mandai yang telah mewadahi dan menjadikan Masjid
Jannatul Firdaus ini menjadi masjid kecamatan dan berubah nama menjadi Masjid Besar Jannatul Firdaus Tamarampu Mandai.
– Kepala KUA Kec. Mandai atas bantuannya dalam proses Ikrar Wakaf.
– Jamaah yang tergabung dalam Tim Enam yang diserahi tugas membentuk Yayasan Masjid Jannatul Firdaus, dengan segala suka dan dukanya dalam menjalani prosesnya.
– Dan semua pihak yang memiliki prakarsa dan niat yang tulus untuk melaksanakan pembangunan Masjid Jannatul Firdaus ini.

Lebih lanjut Ketua Yayasan Masjid Besar Jannatul Firdaus , mengatakan bahwa memakmurkan masjid bisa secara lahir maupun batin. Secara batin yaitu dengan shalat berjamaah, tilawah Al Quran, dzikir yang syar’i, belajar dan mengajarkan ilmu agama, kajian-kajian ilmu dan berbagai ibadah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Sedangkan  memakmurkan masjid secara lahiriah, adalah dengan menjaga fisik dan bangunan masjid, sehingga terhindar dari kotoran dan gangguan lainnya dan membuat jamaah tidak merasa nyaman dalam beribadah.
Mengingat begitu pentingnya masjid, sebagai rumah Allah, tempat suci bagi umat Islam, maka orang yang membangun masjid secara ikhlas berarti ia telah membangun istana buat kehidupannya kelak di akhirat. Sebagaimana disebutkan di dalam hadist Nabi Muhammad SAW.

Dari sahabat Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘anhu; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang membangun
masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga”. (HR Ibnu Majah)

Ditambahkan Ketua Yayasan bahwa , Pembiayaan pembanguanan masjid ini merupakan bantuan dari Pemda Maros, tapi itu tidak menutup diri kami atas bantuan materil yang akan diberikan, bantuan itu akan digunakan baik untuk pembenahan  fisik masjid, untuk ibadah, dan untuk operasioal masjid. Atas segala bantuan kami ucapkan banyak terima kasih dan semoga itu akan menjadi amal jariah bagi kita semua.”

Harapan kami setelah pembangunan ini selesai kelak, mesjid ini menjadi pusat kegiatan ibadah, sarana pendidikan, dan kalau bisa dapat menjadi kegiatan ekonomi warga diKecamatan Mandai.”Ungkapnya

Kontributor : Uchie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *