Bupati MYL Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha sebagai Momentum Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

BERITA, PEMDA PANGKEP129 Dilihat

PANGKEP,  Bupati Pangkajene dan Kepulauan, Muhammad Yusran Lalogau, melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Lapangan Sepak Bola Minasatene, Rabu (27/5/2026).

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa MYL itu mengajak seluruh masyarakat untuk menghayati makna Idul Adha sebagai momentum memperkuat ketakwaan dan ketundukan kepada Allah SWT, sekaligus meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

“Marilah kita hayati dan maknai momen ini untuk tunduk sepenuhnya kepada Allah SWT seraya merenungkan kembali keteladanan agung Nabi Ibrahim AS ketika mendapat perintah untuk mengorbankan putra tercintanya, Nabi Ismail AS, yang telah teruji memiliki keikhlasan, kekuatan hati, dan ketaatan mutlak kepada Allah SWT,” ujar Yusran di hadapan jamaah.

Ia menegaskan bahwa Hari Raya Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan yang dirayakan bersama keluarga, melainkan juga momentum berbagi kepada sesama melalui ibadah kurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa syukur kepada Allah SWT.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pangkep, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menunaikan ibadah kurban. Bagi yang memiliki kemampuan namun belum sempat berkurban, masih ada kesempatan hingga hari-hari tasyrik,” katanya.

Bupati Yusran juga memastikan bahwa hewan kurban di Kabupaten Pangkep dalam kondisi sehat dan aman untuk dikonsumsi. Pemerintah daerah bersama instansi terkait disebut telah melakukan pemantauan kesehatan hewan ternak secara intensif guna mengantisipasi penyebaran penyakit.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dalam berkurban, karena hewan kurban di daerah kita insyaallah bebas dari penyakit. Pemerintah telah meminta pihak terkait untuk turun langsung memantau kesehatan hewan kurban milik masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yusran menyampaikan bahwa Idul Adha menjadi momentum penting untuk mengasah keikhlasan hati, kepedulian sosial, serta membentuk karakter pribadi yang sabar, tangguh, dan tegar dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu terus ditanamkan sebagai fondasi memperkuat budaya gotong royong dan mewujudkan masyarakat yang madani demi mendukung pembangunan Kabupaten Pangkep yang hebat dan berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, Bupati Yusran turut mengajak seluruh masyarakat mendoakan jamaah haji asal Pangkep dan Indonesia yang tengah menunaikan ibadah di Tanah Suci agar diberikan kesehatan, kelancaran, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

“Semoga dengan niat baik dan keikhlasan yang kita miliki, kita semua termasuk golongan orang-orang yang beruntung di sisi Allah SWT,” tutupnya.

Pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini, jumlah hewan kurban di Kabupaten Pangkep tercatat sebanyak 987 ekor sapi dan 347 ekor kambing. Dari jumlah tersebut, terdapat satu ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia dengan bobot mencapai 950 kilogram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *