Bupati MYL Pimpin Defile Kontingen Pangkep pada Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026

SIDRAP – Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogao (MYL), memimpin langsung defile Kontingen PGRI Kabupaten Pangkep pada pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidrap, Kamis (2/7/2026).

Kehadiran Bupati MYL bersama Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assegaf dan Ketua TP PKK Kabupaten Pangkep menjadi penyemangat bagi ribuan guru yang tergabung dalam kontingen Pangkep. Pada parade pembukaan, kontingen Pangkep tampil memukau dengan menampilkan Boledong serta beragam kearifan lokal yang mencerminkan kekayaan budaya dan identitas daerah.

Defile Kontingen Pangkep menjadi salah satu atraksi yang menyemarakkan pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026. Kegiatan tersebut diikuti kontingen dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan dengan total sekitar 72 ribu peserta yang memadati Stadion Ganggawa.

Ketua PGRI Kabupaten Pangkep, Muslimin Yusuf, mengatakan Pangkep mengirim sekitar 2.500 peserta yang terdiri atas atlet, peserta cabang seni, pembelajaran, official, serta para pendukung.

“Kami dari Pangkep membawa peserta dan penggembira kurang lebih 2.500 orang. Terdiri dari atlet, seni, dan pembelajaran,” ujarnya.

Muslimin menambahkan, Kontingen Pangkep menargetkan kembali meraih prestasi terbaik pada ajang Porsenijar tahun ini. Berbekal persiapan yang telah dilakukan selama dua tahun terakhir, Pangkep optimistis mampu kembali menembus jajaran juara umum.

“Pangkep menargetkan juara, minimal masuk juara umum seperti Porsenijar sebelumnya. Dua tahun kita persiapan, tentu kita berharap minimal lima besar,” katanya.

Pembukaan Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan Tahun 2026 turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Ketua PGRI Sulawesi Selatan Hasnawi Haris, serta para kepala daerah dan pimpinan PGRI dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.

Setelah seremoni pembukaan, seluruh peserta dijadwalkan mengikuti berbagai cabang pertandingan olahraga, perlombaan seni, dan kegiatan pembelajaran yang akan berlangsung selama pelaksanaan Porsenijar sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kompetensi dan kreativitas para guru di Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *