Bupati MYL Tinjau Lokasi Kebakaran di Mappasaile, Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban

BERITA, PEMDA PANGKEP156 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP|Duka masih menyelimuti para pemilik kios di Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, setelah kebakaran hebat menghanguskan deretan tempat usaha mereka pada Rabu (11/3/2026) dini hari.

Di tengah puing-puing yang tersisa, Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), turun langsung meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan darurat kepada warga yang terdampak musibah tersebut.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Pangkep itu sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang kehilangan tempat usaha akibat peristiwa kebakaran tersebut.

Dalam kunjungannya, Bupati MYL menyerahkan bantuan darurat guna membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pangkep, Zaenal Sanusi, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Pangkep.

“Bantuan yang kami serahkan hari ini berupa matras, terpal, perlengkapan bayi, serta makanan siap saji dari Kemensos. Selain itu, kami juga menambahkan bantuan logistik berupa beras dan mie instan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Pangkep, Akbar, menyampaikan bahwa selain dari Dinas Sosial, bantuan darurat juga diserahkan oleh BPBD sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah terhadap bencana yang terjadi.

Akbar menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan laporan warga. Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 04.00 WITA, saat seorang warga melihat percikan api di depan kios penjual sembako.

“Sekitar pukul 4 subuh ada warga yang melihat percikan api di depan penjual sembako. Api kemudian tiba-tiba membesar hingga terjadi kebakaran. Sekitar pukul 05.30 WITA api berhasil dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak sembilan kios dilaporkan terdampak kebakaran. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiel diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.

Akbar menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan secara detail untuk memastikan langkah penanganan selanjutnya bagi para korban.

“Seperti yang kita lihat sekarang ada sembilan kios yang mengalami kerugian. Sesuai arahan Bapak Bupati, selain bantuan dasar, InsyaAllah setelah data sudah valid akan diupayakan bantuan lanjutan, baik berupa bantuan keuangan maupun bantuan konstruksi untuk perbaikan bangunan,” jelasnya.

Saat ini tim terkait masih terus melakukan inventarisasi kerugian secara rinci sekaligus menyelidiki penyebab pasti kebakaran sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan langkah penanganan ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *