Bupati Pangkep Hadiri Peluncuran Koperasi Merah Putih Secara Daring, Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat

BERITA, PEMDA PANGKEP150 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP SULSEL |Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) bersama jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, dan kepala desa mengikuti peluncuran program nasional “Koperasi Merah Putih (KMP) ” secara daring di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Senin (21/7/2025).

Peluncuran KMP yang merupakan salah satu program strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dipusatkan secara nasional di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah, dan disiarkan serentak ke seluruh daerah.

Dalam sambutannya, Bupati MYL menyambut baik kehadiran Koperasi Merah Putih sebagai langkah nyata dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah. Ia berharap program ini dapat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat melalui penyediaan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan kebutuhan lainnya dengan harga terjangkau.

“Kita berharap, seperti yang disampaikan Bapak Presiden, program ini benar-benar sampai ke masyarakat. Dengan kolaborasi lintas sektor, saya yakin peningkatan ekonomi masyarakat melalui KMP bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangkep, Agustina, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sebanyak 103 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di seluruh wilayah Pangkep. Rinciannya, sebanyak 65 KMP di desa dan 38 di kelurahan.

“Alhamdulillah, seluruh koperasi yang terbentuk sudah memiliki akta pendirian dan selanjutnya akan segera menerima Surat Keputusan (SK) kelembagaan,” jelasnya.

Terkait operasional dan teknis pelaksanaan program KMP, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat agar pelaksanaan berjalan sesuai arahan dan sasaran program.

Sebagai bentuk komitmen terhadap program ini, seusai peluncuran, Bupati MYL secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) kelembagaan KMP kepada perwakilan koperasi.

Program Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi sarana pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang efektif, memperkuat ketahanan pangan, serta menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru di tingkat desa dan kelurahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *