Bupati Pangkep Pelopori “Bike to Work”, ASN Diajak Hemat BBM dan Hidup Sehat

BERITA, PEMDA PANGKEP286 Dilihat

SHOOTLNEWS-PANGKEP SULSEL | Semangat hidup sehat dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, yang bersepeda dari rumah jabatan menuju Kantor Sekretariat Daerah, Selasa (21/4/2026).

Aksi tersebut tidak dilakukan sendiri. Sejumlah pejabat, mulai dari Sekretaris Daerah hingga kepala OPD dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Pangkep, turut ambil bagian dengan bersepeda menuju kantor masing-masing.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program Bike to Work yang mulai digalakkan Pemkab Pangkep. Program tersebut bertujuan untuk menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM), mengurangi polusi udara, sekaligus meningkatkan kesehatan para ASN.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Pangkep Nomor 15 Tahun 2026 tentang penggunaan transportasi sepeda bagi pegawai. Dalam edaran tersebut, seluruh ASN, staf, dan karyawan diimbau membudayakan penggunaan sepeda sebagai sarana transportasi ke tempat kerja setiap hari Selasa dan Jumat, dengan mengenakan pakaian olahraga.

Bupati Yusran menjelaskan, program ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri yang mendorong kebiasaan bersepeda di lingkungan kerja.

“Ini menindaklanjuti surat edaran Bapak Mendagri agar seluruh jajaran pemerintah daerah, khususnya pada hari Selasa dan Jumat, melaksanakan bike to work,” ujarnya.

Ia berharap seluruh ASN di Kabupaten Pangkep dapat menjalankan program ini secara konsisten. Menurutnya, manfaat yang diperoleh tidak hanya dari sisi efisiensi energi, tetapi juga menjaga kebugaran pegawai.

“Kami harapkan seluruh pejabat dan ASN mulai mengimplementasikan program ini. Bukan hanya soal efisiensi energi, tetapi juga agar seluruh jajaran tetap sehat melalui olahraga sepeda setiap Selasa dan Jumat,” tambahnya.

Yusran juga menegaskan bahwa para pimpinan OPD telah memberi contoh langsung sebagai bentuk komitmen awal agar program ini diikuti oleh seluruh jajaran di masing-masing instansi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pangkep, Suriani A. Hamid, mengungkapkan bahwa surat edaran tersebut telah disosialisasikan secara luas kepada seluruh ASN, termasuk guru dan perusahaan daerah.

“Alhamdulillah sudah ada beberapa ASN yang menindaklanjuti edaran ini. Edaran juga sudah kami sampaikan ke ASN, para guru, dan perusahaan daerah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penggunaan sepeda diharapkan memberi dampak positif terhadap pengurangan emisi, peningkatan kesehatan, serta efisiensi penggunaan BBM, khususnya kendaraan dinas.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pangkep, Asri. Menurutnya, program ini efektif menekan penggunaan bahan bakar, terutama di tengah kenaikan harga BBM non-subsidi.

“Naik sepeda ke kantor sangat efisien dalam penggunaan bahan bakar. Selain menghemat, juga menyehatkan badan,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Pemerintah Kabupaten Pangkep optimistis program Bike to Work dapat menjadi budaya baru yang berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *