Bupati Pangkep Resmikan Dapur Program Makan Bergizi Gratis SPPG O2 di Kecamatan Bungoro

BERITA, PEMDA PANGKEP243 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Pemerintah Kabupaten Pangkep kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung generasi muda yang sehat dan cerdas melalui peluncuran Dapur Program Makan Bergizi Gratis (SPPG O2) yang kedua. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Bupati Pangkep, Dr. Muh. Yusran Lalogau, bersama pemilik program, Hj. Muliati, di Jalan Poros Makassar–Pare, Mattampa, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro. Senin (14/7/25)

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa dapur ini merupakan yang kedua setelah dapur pertama yang berada di wilayah Kali Bone. Untuk tahap awal, dapur SPPG O2 di Bungoro ini akan melayani 1.700 anak, dan ke depan ditargetkan akan menjangkau hingga 3.000 anak yang tersebar di wilayah Bungoro, Mattampa, hingga Pasui. Wilayah seperti Bowong Cindea dan sekitarnya belum termasuk dalam cakupan saat ini.

“Program ini adalah kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pusat. Kita ingin memastikan semua anak-anak kita di Pangkep bisa merasakan manfaat dari program-program seperti ini. Tidak hanya makan bergizi, tapi juga sekolah gratis, termasuk SPP, buku, hingga seragam sekolah yang telah ditanggung oleh pemerintah daerah,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pendidikan adalah hak semua anak, dan tidak boleh ada satu pun anak yang tertinggal.

“Saat ini, tingkat partisipasi sekolah dasar di Pangkep sudah mencapai 99,7%, namun masih ada 0,3% anak yang belum bersekolah. Ini angka kecil tapi tetap menjadi perhatian serius. Saya minta seluruh kepala sekolah, guru, dan dinas pendidikan bekerja sama dengan Disdukcapil untuk mendata anak-anak yang belum bersekolah, dan mencari tahu penyebabnya. Apakah karena ekonomi, atau karena sudah ikut orang tua ke luar daerah. Kita ingin semua anak di Pangkep mendapat akses pendidikan,” tegasnya.

Bupati juga memberikan pesan khusus kepada para orang tua agar tidak ragu mendaftarkan anaknya ke sekolah, baik negeri maupun swasta, karena semua kebutuhan dasar pendidikan sudah ditanggung pemerintah.

Terkait dengan pelaksanaan program makan bergizi ini, Bupati mengingatkan kepada pengelola dapur untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan, sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan.

“Saya minta kepada Kepala Dapur, saudara Khairul, agar memastikan semua proses produksi makanan dilakukan sesuai standar, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kasus keracunan yang pernah terjadi di daerah lain. Kita tidak ingin anak-anak kita mengalami hal seperti itu,” pesannya.

Dengan peluncuran dapur kedua ini, Pemerintah Kabupaten Pangkep berharap semakin banyak anak-anak yang mendapatkan manfaat dari program makanan bergizi gratis dan menjadikan pendidikan sebagai pondasi masa depan yang lebih cerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *