Camat Labakkang Terima Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 77

BERITA, PEMDA PANGKEP340 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Sebanyak 144 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Angkatan 77 resmi diterima di Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Prosesi penerimaan berlangsung di halaman kantor Kecamatan Labakkang, Jalan Poros Makassar-Pare, Kelurahan Bontoa. Jumat (25/7/25)

Rombongan mahasiswa yang datang menggunakan bus serta kendaraan roda empat dan roda dua itu tampil rapi mengenakan jas almamater hijau. Mereka disambut langsung oleh Camat Labakkang, Bahri, didampingi para kepala seksi, staf kecamatan, serta sejumlah kepala desa dan lurah se-Kecamatan Labakkang.

Dalam apel penerimaan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Ir. Khaifah Asgaf, S.TP., M.Si, menyampaikan bahwa total mahasiswa yang mengikuti KKN ini berjumlah 144 orang dan telah dibagi dalam 13 kelompok. Seluruh peserta akan ditempatkan di 9 desa dan 4 kelurahan di wilayah Kecamatan Labakkang.

“Setiap posko terdiri dari 11 mahasiswa dan mereka akan menjalankan program KKN selama 45 hari ke depan. Kami berharap masyarakat dapat menerima kehadiran mahasiswa kami, dan semoga mereka dapat bersinergi serta berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat,” ujar Khaifah.

Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa KKN akan berusaha berperan aktif dalam mendukung program desa dan pemberdayaan masyarakat, sesuai dengan semangat pengabdian tridarma perguruan tinggi.

Sementara itu, dalam sambutannya, Camat Labakkang Bahri menyambut baik kedatangan mahasiswa dan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kecamatan Labakkang sebagai lokasi pelaksanaan KKN.

“Atas nama pemerintah kecamatan dan masyarakat Labakkang, kami menyampaikan selamat datang. Semoga kehadiran adik-adik mahasiswa membawa manfaat dan dapat diterima dengan baik oleh warga. Kami harap mereka mampu menyesuaikan diri, menjaga etika, adab, dan menghormati budaya serta tradisi masyarakat setempat,” pesan Bahri.

Penerimaan ini menjadi awal dari kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintahan lokal, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Labakkang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *