Cegah Api Meluas, Polsek Minasatene Bersama TNI, Damkar dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan

BERITA, POLRI46 Dilihat

SHOOTLNEWS-PANGKEP, Kebakaran lahan persawahan terjadi di Jalan Wirakarya, Kelurahan Minasatene, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.Lahan yang terbakar diperkirakan seluas kurang lebih satu hektare dan merupakan area persawahan milik warga Kampung Borong Jambua.

Kebakaran diduga bermula dari aktivitas warga yang membakar jerami di sekitar kebun. Api kemudian merambat ke area persawahan milik masyarakat. Kondisi cuaca yang panas dan kering diduga turut mempercepat penyebaran kobaran api.

Mengetahui adanya kebakaran, personel Polsek Minasatene bersama TNI, petugas pemadam kebakaran (Damkar), serta masyarakat langsung bergerak melakukan upaya pemadaman. Petugas berjibaku memadamkan api sekaligus mencegah kobaran merambah ke area lainnya.

Personel Polsek Minasatene juga memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali. Petugas mengatur situasi serta memberikan ruang kepada petugas pemadam dan warga agar proses pemadaman dapat berlangsung secara maksimal.

Kapolsek Minasatene mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat kondisi cuaca panas dan kering.

«“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun jerami sembarangan. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan merambat, terutama dalam kondisi cuaca panas dan kering. Jika melihat adanya kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujar Kapolsek Minasatene.»

Sementara itu, salah seorang warga mengapresiasi respons cepat petugas bersama masyarakat dalam melakukan pemadaman.

«“Kami bersama-sama membantu memadamkan api karena khawatir kobaran semakin meluas ke sawah dan kebun warga. Kami bersyukur personel kepolisian, TNI dan Damkar cepat datang membantu sehingga api bisa segera dikendalikan,” ungkap warga.»

Petugas mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama membakar jerami atau sampah di lahan terbuka. Pengawasan dan kewaspadaan bersama dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *