Dekat dengan Umat, Polsubsektor Liukang Tupabbiring Utara Gelar Bakti Sosial di Masjid Pulau Sabutung

BERITA, POLRI70 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Pangkep melalui Personel Polsubsektor Liukang Tupabbiring Utara menggelar kegiatan Bakti Sosial di wilayah kepulauan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 25 Juni 2025, berlokasi di Masjid Nurul Huda, Pulau Sabutung, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara.

Bakti sosial ini difokuskan pada pembersihan dan perawatan fasilitas tempat wudhu serta toilet masjid, yang merupakan sarana penting dalam menjaga kenyamanan dan kekhusyukan ibadah jamaah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor IPDA Tamrin, S.H., bersama personelnya yang turun langsung membersihkan area rumah ibadah dengan penuh semangat dan kepedulian.

Aksi sosial ini bukan hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga merupakan wujud nyata kehadiran Polri yang semakin humanis, dekat dengan masyarakat, dan peduli terhadap kebutuhan warga—termasuk dalam aspek sosial dan keagamaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya hadir saat ada gangguan keamanan, tapi juga dalam kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan sosial masyarakat. Terutama di wilayah kepulauan, kami ingin tetap dekat dan bermanfaat,”ujar IPDA Tamrin di sela-sela kegiatan.

Kegiatan yang berlangsung aman dan penuh keakraban ini mendapat sambutan hangat dari warga dan pengurus Masjid Nurul Huda. Mereka mengapresiasi inisiatif Polri yang secara langsung terlibat dalam merawat rumah ibadah.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Kepolisian. Kehadiran mereka membuat kami merasa diperhatikan dan dihargai,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.

Polres Pangkep menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya lewat penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang membawa manfaat nyata bagi warga, terutama di wilayah yang jauh dari pusat pelayanan.

Dengan giat seperti ini, Hari Bhayangkara ke-79 tak hanya menjadi momentum peringatan seremonial, tapi benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat hingga ke pelosok pulau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *