Desa Biring Ere Ditetapkan sebagai Desa Sadar Kerukunan di Pangkep

BERITA, PEMDA PANGKEP150 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Komitmen untuk memperkuat nilai-nilai toleransi dan kehidupan beragama yang harmonis kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Desa Biring Ere, Kecamatan Bungoro, resmi ditetapkan sebagai Desa Sadar Kerukunan, Rabu (27/8/2025).

Penetapan ini ditandai dengan penandatanganan deklarasi bersama serta pemukulan gong sebagai simbol dimulainya komitmen kolektif dalam menjaga kerukunan antar umat beragama. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pangkep yang mengusung tema “Merawat Kerukunan Tanpa Batas”.

Peluncuran ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pangkep, H. Abdul Rahman Assegaf, dan turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel, Ketua FKUB Provinsi Sulsel, Kepala Kemenag Pangkep, perwakilan TNI-Polri, serta pihak PT Semen Tonasa.

Dalam sambutannya, Abdul Rahman menekankan pentingnya penguatan jejaring Early Warning System (EWS) yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Menurutnya, sistem ini akan berjalan efektif jika didukung penuh oleh pemerintah, aparat, tokoh agama, akademisi, media, hingga generasi muda.

“Tahun ini momentum penting bagi kita untuk memantapkan semangat kerukunan. Kita ingin daerah ini menjadi teladan toleransi, laboratorium perdamaian, dan rumah besar bagi seluruh warganya tanpa membeda-bedakan suku maupun agama,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Sulsel, Prof. Muammar Muhammad Bakry, menyebut peluncuran Desa Kerukunan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas elemen masyarakat.

“Kerjasama seluruh pihak harus semakin solid dalam merawat kerukunan, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis dan damai,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Kemenag Sulsel, Dr. Ali Yafid, menegaskan bahwa menjaga kerukunan antar umat beragama merupakan salah satu program prioritas nasional.

“Kita harus proaktif menjaga hak-hak beragama demi terciptanya kedamaian beragama,” tegasnya.

Ketua FKUB Pangkep, Abd Waqi Murtala, menyampaikan bahwa Desa Biring Ere sangat representatif sebagai Desa Sadar Kerukunan, mengingat warganya yang berasal dari berbagai latar belakang agama tetap hidup berdampingan dengan harmonis.

“Peluncuran ini menjadi contoh penting bagi desa lain di Pangkep dalam menjaga kerukunan umat beragama,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Kemenag Pangkep, Muhammad Nur Khaliq. Ia menyatakan bahwa Desa Biring Ere akan menjadi percontohan (pilot project) bagi desa-desa lain dalam hal pembinaan kerukunan.

“Insyaallah, Desa Biring Ere akan kita jadikan pilot project Desa Sadar Kerukunan di Pangkep,” tandasnya.

Dengan adanya penetapan ini, FKUB Pangkep berharap Desa Biring Ere dapat menjadi inspirasi dan pelopor dalam menciptakan masyarakat yang aman, damai, serta harmonis di tengah keberagaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *