Diduga Terjadi Pungli di Puskesmas Paranglompoa, Ketua Umum LBH Suara Panrita Keadilan Desak Pemkab Gowa Usut Tuntas

BERITA238 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-GOWA SULSEL| Dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di Puskesmas Paranglompoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, kini menjadi sorotan publik usai viral di media sosial. Kasus ini mendapat perhatian serius dari Ketua Umum LBH Suara Panrita Keadilan, Djaya Jumain. Senin (18/8/25)

Saat dihubungi oleh sejumlah media online di Kabupaten Gowa, Djaya Jumain mendesak Bupati Gowa untuk segera membentuk tim guna mengusut tuntas dugaan pungli tersebut. Ia menyoroti peristiwa di mana pasien yang seharusnya mendapatkan pelayanan gratis melalui program BPJS Kesehatan justru dipaksa membayar hingga ratusan ribu rupiah tanpa diberikan kwitansi resmi.

“Karena ini masih sebatas dugaan, kita perlu menunggu hasil dari pihak terkait di Pemerintah Daerah Gowa. Namun dengan viralnya pemberitaan ini di media sosial, saya berharap Bupati Gowa dapat segera menyelesaikan persoalan ini. Apalagi, laporan menyebutkan ada pasien yang membayar secara penuh tanpa kwitansi, padahal menggunakan BPJS,” ujar Djaya.

Lebih lanjut, Djaya Jumain juga meminta media online yang telah memberitakan indikasi pungli tersebut untuk memberikan data dan informasi yang dimiliki kepada pihak Pemda Gowa. Hal ini, menurutnya, penting agar oknum pelaku bisa diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Kami berharap persoalan ini segera ditindaklanjuti secara profesional dan transparan, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik, khususnya di sektor kesehatan,” tutup Djaya Jumain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *