Dipicu Pengaruh Miras, Warga Bakar Kayu di Tengah Jalan, Kapolsek Bungoro Turun Redam Situasi

BERITA, POLRI68 Dilihat

SHOOTLNEWS-PANGKEP,  Diduga dipicu pengaruh minuman keras (miras), seorang warga berinisial Lk. Andri melakukan aksi spontan dengan membakar kayu di tengah jalan poros menuju Pelabuhan Biringkassi, Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Rabu malam (7/10/2026).

Aksi tersebut sempat menghambat arus lalu lintas dan menimbulkan keresahan bagi warga yang melintas di lokasi. Mendapat informasi dari masyarakat, Kapolsek Bungoro AKP H. Syaifuddin, S.Sos., M.M., M.Si., bersama personel Polsek Bungoro langsung turun ke lokasi untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.

Setibanya di lokasi, Kapolsek Bungoro menemui dan berkomunikasi langsung dengan warga yang bersangkutan menggunakan pendekatan humanis. Dari hasil komunikasi tersebut, diketahui bahwa aksi spontan itu diduga berkaitan dengan persoalan mutasi pekerjaan.

Lk. Andri sebelumnya diketahui bekerja di kawasan Pelabuhan Biringkassi, namun kemudian mengalami mutasi ke PT Semen Tonasa. Yang bersangkutan diduga keberatan dengan keputusan tersebut lantaran lokasi tempat kerjanya menjadi lebih jauh dari tempat tinggalnya di wilayah Biringkassi. Ia berharap dapat kembali bekerja di lokasi sebelumnya.

Dalam kondisi diduga berada di bawah pengaruh minuman keras, yang bersangkutan kemudian secara spontan membakar kayu di tengah jalan. Aksi tersebut sempat mendapat teguran dari sejumlah warga setempat yang masih memiliki hubungan keluarga dengannya. Namun, teguran tersebut tidak dihiraukan sehingga sempat terjadi perselisihan.

Untuk mencegah situasi berkembang, Kapolsek Bungoro bersama personel kemudian melakukan pendekatan dan memberikan pemahaman kepada yang bersangkutan. Upaya tersebut turut didukung Kanit Keamanan PT Semen Tonasa Kapten Inf. Hamka bersama personel security yang berada di lokasi.

Berkat pendekatan persuasif dan humanis, warga yang bersangkutan akhirnya berhasil ditenangkan. Aksi pembakaran kayu pun dapat dihentikan sehingga situasi tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.

Kapolsek Bungoro AKP H. Syaifuddin mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk respons cepat Polri terhadap setiap informasi yang disampaikan masyarakat, terutama terhadap situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan kelancaran aktivitas warga.

«“Kami mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Alhamdulillah, setelah kami memberikan pemahaman dan menenangkan yang bersangkutan, situasi dapat diredam sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,” ujar AKP H. Syaifuddin.»

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi minuman keras secara berlebihan karena dapat memicu tindakan spontan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain serta mengganggu situasi kamtibmas.

«“Setiap persoalan hendaknya diselesaikan dengan kepala dingin dan melalui komunikasi yang baik. Jangan sampai karena pengaruh minuman keras, tindakan sesaat justru merugikan diri sendiri, keluarga maupun masyarakat,” tambahnya.»

Setelah dilakukan pendekatan dan pembubaran aksi, kondisi di lokasi kembali aman, tertib dan kondusif. Arus lalu lintas di jalan poros menuju Pelabuhan Biringkassi juga kembali normal dan masyarakat dapat melanjutkan aktivitas seperti biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *