Dirut PT Semen Tonasa Jadi Pembicara di The Summit Makassar Talent Expo

BERITA178 Dilihat

SEMEN TONASA – MAKASSAR | Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, tampil sebagai pembicara dalam ajang The Summit Makassar Talent Expo yang digelar di Hotel The Rinra Makassar, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah berbagi wawasan dan pengalaman, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia industri yang semakin kompetitif.

Dalam sesi Industrial Leadership Talk, Anis membawakan materi bertajuk “Memimpin dengan Percaya Diri dalam High Market Competition”. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif dan visioner di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Menurutnya, transformasi menjadi kunci utama dalam menjaga daya saing perusahaan. Transformasi tersebut meliputi leadership transformation, business transformation, serta digital transformation. Pada aspek business transformation, perusahaan melakukan perubahan orientasi karyawan dari product oriented menjadi market oriented, termasuk redefinisi pelanggan dan kanal distribusi, serta penyesuaian model bisnis, khususnya pada segmen ritel semen.

Sementara itu, dalam digital transformation, perusahaan terus melakukan pembaruan teknologi dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta penguatan sistem basis data guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional.

Lebih lanjut, Anis menegaskan bahwa keberhasilan di dunia industri tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh sikap dan karakter individu. Ia menekankan pentingnya sumber daya manusia yang proaktif, bertanggung jawab, dan mampu bekerja secara andal di tengah persaingan yang ketat.

“Ketangguhan, kegigihan, serta komitmen terhadap keselamatan menjadi nilai utama yang harus dimiliki. Selain itu, kemampuan teknis harus terus ditingkatkan seiring perkembangan teknologi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kompetensi penting lainnya meliputi kemampuan komunikasi, kerja sama tim, penerapan safety excellence, serta semangat continuous learning sebagai bagian dari pengembangan diri secara berkelanjutan.

Sebagai penutup, Anis menyampaikan pesan motivasi dengan mengangkat falsafah hidup masyarakat Bugis. Ia mengajak generasi muda untuk memiliki tekad kuat dalam meraih kesuksesan, di mana pun berada.

“Falsafah orang Bugis mengajarkan, jika merantau maka jadilah pemimpin di tempat rantauan. Artinya, meskipun memulai dari bawah, kita harus terus berkembang hingga mencapai posisi terbaik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *