Dr. Suwardi Tahir Resmi Maju di Bursa Ketua PWI Sulsel, Usung “Gerakan Perubahan”

BERITA101 Dilihat

MAKASSAR, Atmosfer pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan mulai memanas. Tahapan awal Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Sulsel masa bakti 2026–2031 resmi bergulir dengan hadirnya sejumlah figur yang siap bertarung memperebutkan kursi kepemimpinan organisasi wartawan tertua di Indonesia itu.

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Dr. Suwardi Tahir. resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua PWI Sulsel di Kantor PWI Sulsel, Jalan Maccini, Makassar. Pada Rabu siang, 13 Mei 2026

Kedatangan Suwardi Tahir yang akrab disapa ST berlangsung penuh semangat dan nuansa solidaritas. Ia hadir bersama para pendukung dan tim pemenangan dengan mengenakan dresscode putih, yang disebut sebagai simbol kesucian niat serta semangat persatuan dalam membangun organisasi.

ST dikenal sebagai sosok yang memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik. Dengan mengusung slogan “Gerakan Perubahan”, ia datang didampingi Ketua Tim Pemenangan H. Mappiar, serta sejumlah tim lainnya seperti Ade Cahyadi, Ardhy M Basir, Abdul Kadir, dan Abdullah Rattingan.

Berkas pendaftaran ST diterima langsung oleh anggota Steering Committee (SC), Muh. Arafah, didampingi Ketua Tim Verifikasi dan Validasi Konferensi PWI Sulsel, Ismail Selleri. Turut hadir menerima pendaftaran tersebut Ketua SC Faisal Syam, Sekretaris SC Manaf Rahman yang juga menjadi salah satu bakal calon Ketua PWI Sulsel, anggota verifikasi Fadil Sunarya, Sutati, serta Irwan Azis.

Momentum pendaftaran itu juga diwarnai pesan moral dari tokoh senior pers Sulsel, Anwar Sanusi. Mantan Sekretaris PWI Sulsel periode 2015–2020 itu mengingatkan pentingnya menjaga integritas, sportivitas, dan nilai kebersamaan dalam seluruh proses Konferprov.

“Profesi jurnalis ini memiliki rujukan yang kuat sebagaimana tertuang dalam PD/PRT, Kode Etik Jurnalistik, dan Kode Perilaku Wartawan. Agar semua proses berjalan baik, tunjukkan integritas kita sebagai pemilik organisasi ini,” ujar Anwar Sanusi usai mengikuti prosesi pengantaran bakal calon.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulsel itu juga mengutip firman Allah dalam Surah Al-Maidah ayat 8 tentang pentingnya berlaku adil dan menjunjung nilai ketakwaan dalam setiap sikap dan keputusan.

Menurutnya, Konferprov PWI Sulsel harus menjadi momentum demokrasi yang bermartabat dan tetap menjaga persaudaraan di antara sesama insan pers. Ia menegaskan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan menjaga marwah organisasi serta memperkuat solidaritas wartawan di Sulawesi Selatan.

Anwar Sanusi juga menekankan bahwa memilih pemimpin tidak cukup hanya berdasarkan popularitas, tetapi harus melihat kapasitas, integritas, serta kemampuan memikul amanah organisasi.

“Pemimpin yang baik menjaga kepercayaan, tidak mudah ingkar janji, dan berani bertanggung jawab atas keputusan yang diambil. Pemimpin bukan hanya pandai berbicara, tetapi mampu memahami persoalan dan menghadirkan solusi,” tegasnya.

Ia berharap pemimpin PWI Sulsel ke depan mampu mengutamakan kepentingan bersama, terbuka terhadap kritik, serta menjadi teladan dalam ucapan dan tindakan.

“Karena kepemimpinan bukan sekadar jabatan, tetapi contoh yang akan diikuti banyak orang,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *