MAROS | Mahasiswa KKN Kelurahan Borong dan Desa Allaere sukses menggelar penutupan Festival Anak Saleh di Masjid Nurul Amin Lingkungan Ammarang, Kelurahan Borong, Kecamatan Tanralili, Kamis, 9 Syawal 1445 H (18/4/2024)
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 200 orang yang terdiri dari tamu undangan, peserta lomba festival anak saleh beserta pembina TK/TPA, orang tua, serta masyarakat umum yang menghadiri kegiatan tersebut.
Acara dibuka oleh MC Abdullah Mubarak, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muh Ilham.
Sementara sambutan pertama oleh Kepala Urusan Agama, Bapak Saharuddin, S.H.I., M.M. yang dalam sambutannya mengucapkan apresiasi atas kesuksesan Mahasiswa KKN STIBA Makassar karena telah melaksanakan kegiatan besar ini yang di mana 20 tahun lalu ketika beliau KKN, sangat sulit mengadakan kegiatan-kegiatan besar. Beliau juga mengucapkan terima kasih karena telah membina anak-anak terkhusus di Kelurahan Borong dan Desa Allaere dan berharap agar kegiatan Festival Anak Saleh tahun ini menjadi referensi untuk kegiatan serupa di Kecamatan Tanralili.
“Festival Anak Saleh tahun 2024 ini akan jadi referensi untuk Festival Anak Saleh tahun selanjutnya di Kecamatan Tanralili.” Ujar Bapak KUA Kec. Tanralili.
Sambutan kedua sekaligus Tauziah oleh Ustaz Dr. Rustam Koly, Lc., M.A. mewakili Dosen Pembimbing Lapangan Kelurahan Borong dan Desa Allaere.
Beliau dalam Tauziahnya menjelaskan bahwa Mahasiswa KKN STIBA Makassar bagaikan kemilau di bumi Tanralili. Agar generasi kemilau bisa terjaga maka perlunya akhlak yang baik dan harus dijaga oleh generasi di akhir zaman.
“Generasi Islam hidup tapi kurang kemilau, oleh karenanya Mahasiswa KKN Makassar datang membawa kemilau Islam. Agar generasi menjadi generasi kemilau, maka generasi akhir zaman harus dijaga. Generasi akan dikatakan kemilau jika dia berakhlak yang baik.”tuturnya
Selanjutnya, pemutaran video dokumenter kegiatan Festival Anak Saleh, lalu pengumuman pemenang lomba Festival Anak Saleh yang telah berlangsung selama tiga hari di Masjid Nurul Amin Kelurahan Borong. Acara ini diikuti oleh 108 peserta dari 6 cabang perlombaan, meliputi Lomba Azan, Lomba Hafalan Surah Pendek, Lomba Cerdas Cermat Islam, Lomba Pilihan Dai Cilik, Lomba Praktik Salat, dan Lomba Hafalan Doa Harian.
Acara penutupan juga dimeriahkan dengan persembahan dari perwakilan Santri dan Santriwati TK/TPA Kelurahan Borong dan Desa Allaere yang berhasil menarik perhatian dan haru dari para pembina, orang tua, dan peserta yang hadir.
Sebagai penutup, semua tamu undangan, panitia, dan peserta melakukan sesi foto bersama. Acara penutupan Festival Anak Saleh Kelurahan Borong dan Desa Allaere ditutup dengan sukses dan penuh kebersamaan.
Sejumlah peserta menyampaikan kesan mereka selama mengikuti kegiatan ini, salah satunya adalah Bukhori yang menjadi juara 1 untuk 2 kategori cabang lomba yaitu lomba Azan dan Hafalan Doa Harian.
“Saya sangat senang mengikuti lomba Festival Anak Saleh karena bisa bertemu banyak teman. Saya sebelumnya selalu mengikuti lomba, tapi lomba yang dibuat oleh Kakak KKN STIBA Makassar berbeda dan seru.” Kesan Bukhori perwakilan dari TPA Khumairah.
Reporter: Annisa Tiara Ramadhani
Dokumentasi: Alfin Alfatih Kholison dan Naufal Abdillah











