SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Aksi sigap dan respons cepat ditunjukkan oleh jajaran Polsek Bungoro, Polres Pangkep, saat peristiwa kebakaran melanda dua rumah warga di Kampung Balang, Desa Biring Ere, Kecamatan Bungoro, Jumat malam (2/5/2025) sekitar pukul 19.00 WITA.
Dipimpin langsung oleh Kapolsek Bungoro, AKP Abdul Haris Nicolaus, S.Sos., M.H., didampingi Bhabinkamtibmas Desa Biring Ere Aiptu Reski Faisal dan sejumlah anggota, tim Polsek Bungoro segera turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan, membantu proses evakuasi, dan mendukung kelancaran pemadaman api.
Dari informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut menghanguskan dua rumah milik warga atas nama Hj. Mariama Saka (75) dan Hj. Madiana (68), yang keduanya merupakan ibu rumah tangga. Api diduga berasal dari korsleting listrik, menyebar dengan cepat karena kondisi bangunan rumah semi permanen.
Akibat kejadian itu, Hj. Mariama mengalami luka bakar pada bagian bahu, punggung atas, serta lengan kiri dan kanan. Ia langsung dilarikan untuk menjalani perawatan intensif di Klinik STMC PT. Semen Tonasa. Sementara itu, tidak terdapat korban jiwa lainnya dalam peristiwa ini.
Sekitar pukul 19.15 WITA, dua unit mobil pemadam kebakaran milik PT. Semen Tonasa tiba di lokasi dan mulai melakukan pemadaman. Disusul kemudian pada pukul 19.30 WITA oleh tiga unit armada Damkar milik Pemkab Pangkep. Kerja sama tim dan warga berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 20.40 WITA.
Kapolsek Bungoro menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut dan mengapresiasi respons cepat tim gabungan pemadam kebakaran. “Kami dari Polsek Bungoro turut prihatin atas kejadian ini dan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait untuk memastikan keselamatan warga,” ujar AKP Abdul Haris Nicolaus di lokasi kejadian.
Selain membantu proses penanganan, petugas kepolisian juga berjaga di sekitar lokasi guna mencegah kerumunan dan memastikan keamanan barang-barang yang tersisa.
Sementara itu, pihak desa bersama masyarakat setempat mulai melakukan penggalangan bantuan untuk korban terdampak. Bantuan darurat sangat dibutuhkan, mulai dari pakaian, kebutuhan sehari-hari, hingga dukungan medis lanjutan.
Musibah ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di wilayah padat penduduk. Pemerintah dan kepolisian mengimbau warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan tidak meninggalkan rumah dalam keadaan peralatan elektronik menyala.







