PANGKEP SULSEL | Kembali menggelar unjuk rasa Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Pangkep menuntut Pencopotan Kadisparpora Pangkep yang dinilai Kinerjanya lamban dalam menggenjot perkembangan sektor pariwisata Kab.Pangkep.”Ujarnya
Unjuk rasa HMI dimulai dari depan Islamic Center Pangkep kemudian dilanjutkan ke Kantor Bupati Pangkep tepatnya di Kantor Dinas Pariwisata Pemuda & Olahraga Kab. Pangkep, pada Senin (27/03/2023) Siang
Ketua Bidang PTKP HMI Cabang Pangkep, Abdul Karim mengganggap Pemda Pangkep dalam hal ini Disparpora gagal dalam memaksimalkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya di sektor Pariwisata. “HMI secara tegas meminta pemerintah daerah untuk mengefektifkan perencanaan anggaran terhadap pengelolaan objek wisata, beberapa objek wisata dinilai masih sangat minim dalam hal pengelolaan, hal ini cukup riskan karena tiap tahun dianggarkan namun minim kontribusi terhadap PAD.” Ungkap Karim
Untuk diketahui pada per November tahun 2022 sendiri, angka PAD sektor pariwisata masih di angka Rp 100 juta dari target PAD Rp 2 Milyar lebih. Angka tersebut sangat miris karena masih dibawah 10 % dari target yang telah ditetapkan.”Pungkasnya
Oleh karena itu Muh. Fadli menegaskan bahwa, saya selaku Jenderal Lapangan juga menyayangkan pengelolaan objek wisata yang dinilainya buruk dan gagal dari segi manajemen. “pengelolaan salah satu objek wisata yakni Hotel Mattampa dinilai masih minim fasilitasnya, dimana sangat dibawa standar dan juga terbilang buruk dari segi manajemen.”Ungkapnya
Lanjut mahasiswa HMI pemerhati objek wisata hendaknya pemkab Pangkep, menjadi Prioritas utama sehingga sejumlah taman wisata yang ada didaerah dapat di anggarkan sehingga wisatanwan domestik dan manca Negara dapat berkunjung didaerah ini.”Tuturnya
Aksi unjuk rasa protes mahasiswa HMI tersebut berlangsung damai dan akhirnya membubarkan diri dengan aman dan tertib. Aksi tersebut dikawal langsung oleh satuan personel Polres Pangkep dan Kodim 1421/Pangkep.













