Jelang Idul Adha, Bupati Pangkep Sidak Pasar: Stok Aman, Harga Cabai Naik

BERITA, PEMDA PANGKEP237 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pangkep melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Sentral Pangkajene. Rabu (4/6/25)

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), yang didampingi Wakil Bupati, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta aparat teknis terkait.

Sidak pasar ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok sekaligus memantau kestabilan harga menjelang hari besar keagamaan yang kerap diwarnai lonjakan permintaan. Bupati MYL bersama rombongan menyusuri lapak-lapak pedagang yang menjual kebutuhan pokok seperti beras, daging, cabai, telur, dan minyak goreng.

Dalam keterangannya kepada awak media, MYL menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan kondisi pasokan secara umum dalam keadaan aman. Namun demikian, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai besar.

“Harga cabai besar memang mengalami kenaikan, namun untuk cabai keriting masih dalam kondisi normal. Kita berharap harga kebutuhan pokok tetap berada dalam jangkauan daya beli masyarakat,” ungkap Bupati MYL.

Ia juga menegaskan bahwa stok bahan pangan strategis seperti daging sapi dan sayur mayur dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Idul Adha.

“Setelah kami keliling dan berbicara langsung dengan pedagang, alhamdulillah stok kebutuhan pokok seperti daging dan sayuran masih cukup dan tersedia. Ini penting agar masyarakat bisa tenang menyambut hari raya,” tambahnya.

Langkah Pemkab Pangkep ini mendapat apresiasi dari sejumlah pedagang dan pembeli yang berada di pasar. Selain menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap stabilitas ekonomi jelang lebaran, sidak ini juga menjadi sinyal bahwa Pemkab serius dalam menjaga rantai distribusi dan harga bahan pokok tetap terkendali.

Dengan sidak ini, Pemerintah Kabupaten Pangkep berharap tidak hanya mampu mengantisipasi gejolak harga, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mulai mempersiapkan kebutuhan Idul Adha.

“Yang paling penting adalah kenyamanan masyarakat. Kita pastikan mereka bisa berbelanja tanpa khawatir akan kelangkaan atau lonjakan harga yang tak wajar,” tutup MYL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed