Kajati Sulsel Kunjungi Kejari Pangkep, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis

BERITA, KEMENHUMHAM201 Dilihat

KEJATI SULSEL – PANGKEP |Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya ke Kejaksaan Negeri Pangkajene Kepulauan, Rabu (8/4/2026).

Kunjungan ini menjadi momen silaturahmi perdana dengan jajaran Kejari Pangkep setelah lebih dari lima bulan bertugas di Sulawesi Selatan.

Rombongan Kajati disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pangkep, Jhon Ilef Malamassam, bersama seluruh jajaran. Turut hadir mendampingi, Ketua IAD Wilayah Sulsel Ny. Ery Didik Farkhan, Wakil Ketua IAD Wilayah Sulsel Ny. Anyk Susiati Prihatin, serta Asisten Pembinaan Dr. Abdillah, S.H., M.H.

Dalam pemaparannya, Kajari Pangkep melaporkan kondisi terkini satuan kerja yang diperkuat oleh 55 pegawai, terdiri dari 17 jaksa dan 38 tenaga tata usaha. Dari sisi sarana prasarana, Kejari Pangkep memiliki dua mess pegawai, yakni mess putra dengan 12 kamar dan mess putri dengan 6 kamar. Sementara itu, penyerapan anggaran triwulan pertama tercatat telah mencapai 36 persen.

Dalam arahannya, Didik Farkhan Alisyahdi mengingatkan seluruh pejabat di lingkungan Kejari Pangkep untuk tetap rendah hati serta aktif terlibat langsung dalam persidangan. Ia menegaskan agar para Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Subseksi (Kasubsi) tidak sepenuhnya menyerahkan penanganan perkara kepada jaksa baru, khususnya dalam kasus tindak pidana korupsi.

“Di era keterbukaan informasi, seluruh jajaran harus bijak dalam menggunakan media sosial. Hindari perbuatan tercela yang dapat merugikan institusi, diri sendiri, maupun keluarga, serta jadilah jaksa yang humanis atau ‘sombere’ dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penanganan perkara korupsi harus difokuskan pada kasus yang berkualitas dan berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat luas.

Menutup arahannya, Kajati Sulsel memberikan apresiasi atas inovasi Kejari Pangkep dalam mengoptimalkan program pelayanan Saksi Prima guna memberikan kenyamanan bagi para saksi di pengadilan. Ia juga kembali menegaskan komitmennya untuk merealisasikan program Zero Indekos melalui penyediaan mess yang layak bagi pegawai di seluruh wilayah hukum Kejati Sulsel.

Rangkaian kunjungan kerja tersebut ditutup dengan sesi dialog interaktif, di mana Kajati mendengarkan langsung berbagai aspirasi serta kendala operasional dari para pegawai, sebagai bahan evaluasi untuk mendorong peningkatan kinerja dan kemajuan institusi ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *