Kakanwil Ditjenpas Sulsel Tinjau Rutan Pangkep, Tekankan Integritas dan Profesionalisme Petugas

BERITA, KEMENHUMHAM55 Dilihat

PANGKEP – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan, Mulyadi, melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pangkep, Senin (20/7/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memantau pelaksanaan tugas sekaligus memberikan penguatan kepada seluruh jajaran petugas agar terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan.

Dalam kunjungan tersebut, Mulyadi didampingi Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan, Ashari. Kehadiran rombongan disambut oleh Kepala Rutan Kelas IIB Pangkep beserta jajaran.

Selama berada di Rutan Pangkep, Mulyadi meninjau langsung sejumlah fasilitas dan layanan, mulai dari blok hunian warga binaan, ruang klinik, dapur, hingga lahan ketahanan pangan. Peninjauan itu bertujuan memastikan pelayanan kepada warga binaan serta program pembinaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Usai melakukan peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penguatan kepada Kepala Rutan Pangkep dan seluruh jajaran petugas di Aula Ngusman. Dalam arahannya, Mulyadi menegaskan pentingnya menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas sebagai insan pemasyarakatan.

“Saya mengingatkan seluruh jajaran untuk selalu menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Laksanakan tugas sesuai aturan dan hindari segala bentuk penyimpangan,” tegas Mulyadi.

Ia juga mengajak seluruh petugas untuk terus mendukung dan mengimplementasikan 21 Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari guna mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Pangkep semakin memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara optimal, menjunjung tinggi integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *