Kapolres Pangkep Edukasi Pelajar SMAN 1 Pangkep, Sosialisasikan Layanan 110 hingga Bahaya Judi Online

BERITA, POLRI24 Dilihat

SHOOTLNEWS-PANGKEP, Kapolres Pangkep melaksanakan program POLIDIK (Polisi Peduli Pendidikan) dengan memberikan edukasi kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Pangkep, Senin (19/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum generasi muda, khususnya terkait layanan kepolisian, keselamatan berlalu lintas, serta bahaya judi online.

Program tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus langkah preventif dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesadaran hukum sejak dini kepada para pelajar.

Dalam kegiatan itu, Kapolres Pangkep menyampaikan sejumlah materi penting yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari para siswa. Materi tersebut meliputi pemanfaatan layanan Call Center 110 Polres Pangkep, pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, serta dampak negatif perjudian online terhadap masa depan generasi muda.

Pada sosialisasi layanan Call Center 110, para siswa diberikan pemahaman mengenai fungsi layanan tersebut sebagai sarana pengaduan masyarakat untuk melaporkan kejadian yang membutuhkan bantuan atau kehadiran pihak kepolisian.

Para pelajar juga diingatkan agar memanfaatkan layanan 110 secara bijak dan bertanggung jawab, serta tidak melakukan panggilan iseng maupun menyampaikan laporan palsu yang dapat mengganggu pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Selain itu, Kapolres Pangkep menekankan pentingnya keselamatan berlalu lintas bagi kalangan pelajar. Para siswa diimbau untuk senantiasa menaati peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI saat mengendarai sepeda motor, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Edukasi tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran para pelajar agar lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berada di jalan raya, sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Tidak kalah penting, Kapolres Pangkep turut memberikan pemahaman mengenai bahaya judi online yang dapat menimbulkan kerugian finansial, ketergantungan, serta berdampak buruk terhadap kehidupan pribadi, keluarga, dan proses pendidikan.

Para siswa diimbau untuk tidak mencoba maupun terlibat dalam aktivitas perjudian online. Sebaliknya, mereka didorong untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, mengembangkan potensi diri, meningkatkan prestasi akademik, dan membangun pergaulan yang sehat.

Melalui program POLIDIK, Polres Pangkep berharap hubungan kemitraan antara kepolisian dan lingkungan pendidikan semakin erat. Pelajar juga diharapkan mampu menjadi bagian dari masyarakat yang ikut menjaga keamanan dan ketertiban serta berani mengambil sikap terhadap berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Polres Pangkep dalam menghadirkan sosok Polri yang humanis, edukatif, dan dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda di lingkungan sekolah.

Dengan adanya edukasi tersebut, siswa-siswi SMA Negeri 1 Pangkep diharapkan semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, mengetahui cara memanfaatkan layanan kepolisian secara tepat, serta menjauhi praktik judi online.

Melalui POLIDIK, Polres Pangkep terus mendorong lahirnya generasi muda yang sadar hukum, berkarakter, berprestasi, dan mampu berkontribusi positif bagi keamanan serta ketertiban masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *