Kapolsek Bungoro Hadiri Monev ATS: Dorong Kolaborasi Tekan Angka Anak Putus Sekolah

BERITA, POLRI65 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Upaya menekan angka anak yang putus sekolah kembali digaungkan di Kecamatan Bungoro. menjadi pusat perhatian setelah para pemangku kebijakan, aparat keamanan, tenaga pendidik, hingga pemerintah desa berkumpul dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Anak Tidak Sekolah (Monev ATS).Pada Jumat (12/12/2025) sekitar pukul 14.15 WITA, Aula Kantor Camat Bungoro

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Bungoro Kompol Ridwan Saenong, S.H., M.H, yang menunjukkan komitmen kuat Polri dalam mendukung program pendidikan di Kabupaten Pangkep.

Monev ATS bertujuan melakukan pendataan menyeluruh terhadap anak tidak sekolah di wilayah Kecamatan Bungoro, baik yang terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) maupun yang belum terdata. Pendataan ini menjadi langkah penting sebagai dasar kebijakan untuk memastikan seluruh anak mendapat akses pendidikan yang layak.

Dalam sambutannya, Kapolsek Bungoro menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi masa depan anak bangsa. Ia menyebutkan bahwa faktor ekonomi, kondisi keluarga, hingga jarak tempuh ke sekolah masih menjadi penyebab utama anak tidak melanjutkan pendidikan.

“Selain pendataan, kita juga harus memberikan motivasi kepada anak-anak agar tidak terpengaruh pergaulan negatif di lingkungannya. Pendidikan sangat penting untuk masa depan mereka,” tegas Kapolsek.

Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut meliputi:

  1. Kepala Bapperinda Kab. Pangkep Amril, S.Pi., MT., MA
  2. Camat Bungoro Dewi Sartika, S.H., M.H
  3. Kapolsek Bungoro Kompol Ridwan Saenong, S.H., M.H
  4. Danramil 1421-03/Bungoro Letda Inf Kamaruddin
  5. Sekcam Bungoro Muh. Yunus, S.E
  6. Perwakilan guru SD, SMP, SMA/SMK se-Kecamatan Bungoro
  7. Perwakilan lurah dan kepala desa se-Kecamatan Bungoro
  8. Para tamu undangan lainnya

Kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, pemerintah Kecamatan Bungoro berharap mampu mendorong lebih banyak anak kembali ke bangku sekolah demi masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *