Kemensos RI Salurkan Bantuan Lumbung Sosial ke Wilayah Kepulauan Pangkep

BERITA, PEMDA PANGKEP180 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan sosial di wilayah terpencil dan rawan bencana. Melalui program “lumbung sosial”, Kemensos menyalurkan bantuan logistik untuk tiga titik di wilayah kepulauan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), dalam sebuah seremoni yang digelar di pinggir Sungai Pangkajene, Selasa (22/7/2025).

Tiga titik lumbung sosial penerima bantuan masing-masing berada di Kelurahan Mattiro Sompe dan Desa Mattiro Langi di Kecamatan Tupabiring, serta Desa Mattiro Kanja di Kecamatan Tupabiring Utara.

Dalam sambutannya, Bupati MYL menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Sosial dan jajaran, khususnya Menteri Sosial RI, atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat di wilayah kepulauan Pangkep.

“Alhamdulillah, hari ini kita menerima bantuan lumbung sosial untuk dua kecamatan di wilayah kepulauan. Ini adalah langkah konkret yang sangat membantu, khususnya saat terjadi bencana. Masyarakat tidak perlu lagi ke daratan untuk mendapatkan bantuan. Cukup melapor ke Dinas Sosial, lumbung dibuka, dan bantuan bisa langsung diberikan,” jelas MYL.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pangkep telah membangun empat lumbung sosial di masing-masing kecamatan kepulauan sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pangkep, Asykur Abubakar, menjelaskan bahwa keberadaan lumbung sosial bertujuan untuk mendekatkan logistik ke masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan kepulauan. Menurutnya, penyaluran bantuan ini juga tidak terlepas dari peran aktif Pemerintah Kabupaten dalam menjalin koordinasi dengan Kemensos.

“Dua kecamatan ini sudah membentuk kampung siaga bencana, salah satu syarat utama untuk mendapatkan bantuan. Termasuk juga telah melengkapi administrasi seperti SK, pembentukan ketua lumbung pangan, dan pemenuhan kriteria lainnya dari Kemensos,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Sosial Kabupaten, Pemerintah Pusat, dan peran langsung Bupati Pangkep dalam memperjuangkan bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, hasil koordinasi kami bersama Bapak Bupati ke pusat, akhirnya tiga titik lumbung di dua kecamatan ini berhasil terpenuhi,” tambah Asykur.

Adapun jenis bantuan yang disalurkan meliputi sembako, makanan siap saji, kasur, matras, tenda, pakaian, peralatan masak, alat kebersihan, genset, gergaji mesin (*chainsaw*), serta berbagai perlengkapan tanggap darurat lainnya. Total nilai bantuan untuk ketiga titik lumbung sosial ini mencapai Rp280.706.860.

Dengan adanya lumbung sosial ini, diharapkan masyarakat wilayah kepulauan Pangkep lebih siap dan sigap dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana, serta tidak lagi mengalami keterlambatan bantuan akibat kendala geografis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *