Kesbangpol Pangkep Gelar Pengukuran IKO 2025, 21 Ormas dan LSM Ikut Evaluasi Kinerja

BERITA, PEMDA PANGKEP308 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP |Upaya memperkuat tata kelola organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan kembali memasuki tahap penting. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pangkep resmi melaksanakan Pengukuran Indeks Kinerja Organisasi (IKO) Tahun 2025, sebuah agenda strategis yang menjadi tolok ukur kualitas kinerja Ormas dan LSM di daerah.

Kegiatan dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Irdas, didampingi Kabid Kesbangpol Darmawangsa, Ketua Lembaga Demokrasi Celebes Syamsuddin, Fasilitator Junardi Jufri, dan  21 organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) ini berlangsung di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Pangkep, Selasa (25/11/2025).

Kepala Kesbangpol Pangkep, Irdas, membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengukuran IKO bukan sekadar agenda rutin, tetapi instrumen penting untuk memperkuat profesionalitas organisasi.

“Pengukuran IKO ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah nyata untuk introspeksi dan perbaikan berkelanjutan. Indeks Kinerja Organisasi adalah alat objektif untuk menilai efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas organisasi,” ujarnya.

Irdas menjelaskan bahwa pengukuran dilakukan melalui lima domain utama, yaitu kapasitas, efisiensi, relevansi, keberlanjutan, dan ketahanan. Lima aspek tersebut menjadi dasar untuk melihat kekuatan serta kelemahan organisasi secara lebih komprehensif.

Lebih lanjut, ia berharap hasil pengukuran tahun ini dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola dan kinerja organisasi.

“IKO bukan hanya menilai angka capaian semata, tetapi membantu organisasi memahami area yang perlu diperbaiki, memperkuat tata kelola, dan meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan peran di masyarakat,” tambahnya.

Hasil akhir IKO 2025 nantinya akan menjadi acuan penting dalam penguatan kelembagaan Ormas, penyusunan program pembinaan, fasilitasi organisasi, serta meningkatkan kualitas kemitraan antara pemerintah daerah dengan masyarakat sipil.

Irdas juga menekankan agar Ormas dan LSM di Pangkep dapat terus berkembang dan berkontribusi nyata bagi pembangunan sosial, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

Sementara itu, kegiatan pengukuran IKO tahun ini merupakan pelaksanaan keempat sejak 2022, dengan menggunakan skema Swakelola Tipe 3. Kesbangpol menggandeng Lembaga Demokrasi Celebes (LDC) sebagai mitra teknis, dengan fasilitator Junardi Jufri yang memandu seluruh proses mulai dari pengumpulan data, verifikasi, pendampingan responden, hingga analisis capaian kinerja organisasi.

Kegiatan ini menjadi penanda komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong organisasi masyarakat di Pangkep agar semakin adaptif, akuntabel, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *