SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Sebuah momentum bersejarah kembali terukir di Rumah Adat Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, saat Lembaga Adat Karaeng Labakkang menyambut kunjungan silaturrahim dari rombongan Kerajaan Gowa bersama Komandan Lantamal VI Makassar. Acara berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan balutan tradisi adat Bugis-Makassar yang sarat makna. Kamis (24/7/25)

Kunjungan kehormatan ini dipimpin langsung oleh Patimatarang Putra Mahkota Kerajaan Gowa, Yang Mulia Andi Muhammad Imam Daeng Situju Kumala Idjo Karaengta Lembang Parang Batara Gowa III, didampingi perwakilan Permaisuri Raja Gowa ke-38, Yang Mulia Andi Hikmawati Kumala Idjo Patta Umba Karaeng Bainea Ri Gowa. Turut hadir dalam rombongan, Komandan Lantamal VI Makassar, Brigjen Marinir Dr. Wahyud, SE, M.Tr. Hanla, MM., M.Han, Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Zulham Effendy, serta juru bicara Kerajaan Gowa, Karaeng Bali Didis Addi Abu Baeda, SE.
Setibanya di gerbang Rumah Adat Balla Lompoa, rombongan disambut secara adat dengan Tari Bosara dan Angaru, simbol penghormatan dan penerimaan dalam budaya Makassar. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemasangan pin kehormatan dan pertukaran cenderamata antar kedua pihak.
Penyambutan dipimpin oleh tokoh adat Karaeng Labakkang Rahmat Daeng Naja Karaeng Rapi, didampingi keluarga besar rumpun Karaeng Katinting Ri Gowa serta tokoh-tokoh masyarakat dan adat lainnya, termasuk Kapolres Pangkep AKBP Muhammad Husri Ramli, Dandim 1921/Pangkep Letkol Inf. Fajars, Ketua Lembaga Adat Karaeng Labakkang Andi Syukri SP Karaeng Ramma, dan Ketua Dewan Penasehat Drs. H. Jupri A. Baso, M.Si.
Dalam sambutannya, Andi Sahib Nur Karaeng Sitonra mewakili Lembaga Adat Karaeng Labakkang menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan mendalam atas kunjungan ini. Ia juga mengulas sejarah panjang Labakkang yang dahulu bernama Lombasang, pernah menjadi Palili Kerajaan Gowa, dan kemudian dikenal dengan nama Labakkang seperti sekarang.
“Kehadiran tamu-tamu agung ini merupakan kehormatan luar biasa bagi kami semua. Semoga silaturrahmi ini terus terjaga,” ujarnya.
Senada dengan itu, Sekcam Labakkang Abdul Raman menyampaikan apresiasi masyarakat atas kunjungan tersebut dan berharap hubungan ini terus berkembang, bahkan hingga skala nasional.
Putra Mahkota Kerajaan Gowa dalam sambutannya memberikan penekanan penting soal pelestarian budaya dan identitas bangsa. “Kita ini bukan menyembah, tapi menghormati leluhur. Kita harus menjaga warisan ini agar tidak hilang di tengah zaman,” pesannya.
Acara ditutup dengan ziarah ke makam tokoh bersejarah Andi Maruddani Karaengta Bouto-Ronto, di Kelurahan Labakkang. Ziarah ini menjadi simbol penghormatan terhadap leluhur dan pengingat akan akar sejarah yang kuat antara Kerajaan Gowa dan wilayah Labakkang.
Danlantamal VI Makassar, Brigjen Marinir Dr. Wahyud, dalam penutupannya menyampaikan harapan agar silaturrahmi ini menjadi awal dari hubungan yang terus terjaga antar institusi, kerajaan, dan masyarakat.
“Semoga apa yang kita laksanakan hari ini menjadi ajang silaturrahmi terbaik, bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan yang lebih erat dan bermakna,” tutupnya.







