Langkah Pertama Langsung ke Sawah, Ketua Komisi II DPRD Pangkep Awali Kerja dengan Pantau Pupuk Subsidi

BERITA, PARLEMEN/DPRD152 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP |  Alih-alih duduk di balik meja pada hari pertama masuk kantor usai masa libur, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Luthfi Hanafi, SE, justru memilih menyapa langsung denyut kehidupan petani.

Legislator Partai Gerindra itu turun ke lapangan, meninjau penyaluran pupuk subsidi di Desa Taraweang, Kecamatan Labakkang.Senin pagi (5/1/2026),

Kunjungan ini menjadi penanda komitmen wakil rakyat dalam memastikan setiap program strategis pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Bagi Luthfi, pupuk subsidi bukan sekadar bantuan, melainkan faktor penentu keberlanjutan produksi pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Di Desa Taraweang, Luthfi Hanafi disambut Kepala Desa Taraweang, Amiruddin, SH, bersama pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh dialog, membahas kondisi riil penyaluran pupuk subsidi di tingkat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Pangkep menekankan pentingnya transparansi dan keadilan dalam distribusi pupuk subsidi. Ia mengingatkan agar tidak ada petani yang seharusnya menerima justru terlewat, sementara pihak lain memperoleh jatah melebihi ketentuan.

“Pupuk subsidi harus benar-benar tepat sasaran. Ini menyangkut hajat hidup petani dan keberlangsungan produksi pertanian,” tegasnya.

Selain itu, Luthfi juga mendengarkan langsung berbagai masukan dari pemerintah desa dan BPD terkait kendala yang kerap dihadapi petani, mulai dari keterbatasan kuota pupuk, persoalan administrasi, hingga keterlambatan penyaluran menjelang musim tanam.

Kepala Desa Taraweang, Amiruddin, SH, mengapresiasi kunjungan lapangan Ketua Komisi II DPRD Pangkep. Menurutnya, kehadiran langsung wakil rakyat di desa memberikan motivasi tersendiri bagi pemerintah desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, pemerintah desa bersama BPD secara konsisten melakukan pembenahan data petani dan kebutuhan pupuk agar penyaluran pupuk subsidi dapat berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai aturan.

Sementara itu, pengurus BPD Taraweang berharap DPRD Pangkep dapat memperjuangkan penambahan kuota pupuk subsidi, mengingat kebutuhan petani di lapangan masih cukup tinggi, khususnya menjelang musim tanam.

Melalui kunjungan lapangan di hari pertama kerja tersebut, Ketua Komisi II DPRD Pangkep kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengawal program pertanian, serta memperjuangkan kepentingan petani demi peningkatan kesejahteraan dan kemajuan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *