SHOOTLNEWS-PANGKEP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terus memperkuat pengelolaan persampahan melalui inovasi dan peningkatan sarana pelayanan. Selain meluncurkan Tabung Sirkula, DLH Pangkep juga menghadirkan empat unit mobil truk pengangkut sampah baru yang siap dioperasikan untuk mendukung pelayanan kebersihan di wilayah Kabupaten Pangkep.
Launching Tabung Sirkula dan Gebyar Tali Asih bagi petugas kebersihan digelar di Gazebo Kusayang Kibu (Kuambil Sampahta’ yang Kita Buang), Rabu (9/9/2026). Kegiatan dihadiri Bupati Pangkep Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.P., M.Si., C.S.E., Wakil Bupati Drs. H. Abd. Rahman Assagaf, Sekda, Kepala DLH Pangkep Lukman Murtala, S.Sos., M.M., jajaran OPD, camat, lurah, kepala desa, mitra kerja dan pemerhati lingkungan.
Salah satu rangkaian penting dalam kegiatan tersebut adalah pengguntingan pita sebagai tanda empat unit truk pengangkut sampah baru resmi siap beroperasi. Pengguntingan pita dilakukan oleh Wakil Bupati Pangkep Drs. H. Abd. Rahman Assagaf, didampingi Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau dan Kepala DLH Pangkep Lukman Murtala.
Kehadiran armada baru tersebut diharapkan semakin memperkuat kemampuan DLH dalam mengangkut sampah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala DLH Pangkep Lukman Murtala mengatakan, penambahan armada merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan persampahan berjalan lebih optimal.
Di sisi lain, DLH juga terus mendorong perubahan pola pikir masyarakat melalui inovasi Tabung Sirkula. Inovasi ini menjadi langkah untuk mengubah paradigma bahwa sampah tidak sekadar dibuang, tetapi harus dipilah, dikurangi dan dimanfaatkan kembali.
“Perubahan harus dimulai dari sumbernya. Pilah sampah dari rumah, kurangi sampah yang dihasilkan dan gunakan kembali barang yang masih dapat dimanfaatkan,” kata Lukman.
Menurutnya, Tabung Sirkula juga diarahkan untuk menangani sampah organik, termasuk sampah yang berasal dari 29 titik program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Lukman juga melaporkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pelayanan kebersihan. Dari target Rp702 juta pada 2026, realisasi telah mencapai Rp360,846 juta atau 51,38 persen.
Ia berharap peningkatan pelayanan persampahan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan para petugas kebersihan yang menjadi ujung tombak pelayanan di lapangan.
Sementara itu, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau mengapresiasi inovasi Tabung Sirkula sekaligus mendorong masyarakat agar menjadikan pemilahan sampah sebagai kebiasaan sehari-hari.
“Harus dipilah. Kalau sampah plastik dan organik bercampur, akan sulit diolah menjadi pupuk,” ujar Yusran.
Bupati juga meminta pengelolaan sampah dilakukan sedekat mungkin dengan sumbernya, termasuk melalui desa dan kelurahan. Pengelolaan tersebut dapat melibatkan BUMDes, kelompok masyarakat maupun pihak lainnya.
Terkait armada persampahan, Yusran menekankan pentingnya perawatan kendaraan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Bagaimana pelayanan bisa bagus kalau armadanya rusak. Saya minta kendaraan betul-betul dirawat dan diperbaiki,” tegasnya.
Dengan tambahan empat armada baru, DLH Pangkep diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengangkutan sampah dan menjangkau pelayanan masyarakat secara lebih maksimal.
Selain peluncuran inovasi dan armada baru, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi petugas kebersihan yang diberikan oleh Puskesmas. Layanan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap para tenaga kebersihan yang setiap hari bekerja di lapangan.
Koperasi HUAI turut memberikan apresiasi serta telah menjalin kerja sama dengan DLH Pangkep dalam pemberian fasilitas kredit bagi tenaga kebersihan sebagai salah satu upaya mendukung kesejahteraan mereka.
Perhatian kepada petugas kebersihan juga diwujudkan melalui pemberian tali asih sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka menjaga kebersihan Kabupaten Pangkep.
Suasana kegiatan semakin menarik ketika paduan suara yang tampil merupakan para petugas penyapu taman DLH. Mereka yang sehari-hari bertugas menjaga kebersihan ruang publik tampil di hadapan para tamu undangan dan mendapat sambutan serta tepuk tangan meriah.
Melalui peluncuran Tabung Sirkula dan penambahan empat armada pengangkut sampah tersebut, Pemkab Pangkep menegaskan komitmennya untuk membangun sistem persampahan yang lebih baik.
Pengelolaan sampah tidak lagi sekadar kumpul, angkut dan buang, tetapi diarahkan menjadi proses pemilahan, pengolahan dan pemanfaatan kembali yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.







