Paripurna DPRD Pangkep Tetapkan Arah Pembangunan 2025–2029

BERITA, PARLEMEN/DPRD107 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Langkah besar menuju masa depan Pangkep digariskan di ruang rapat paripurna DPRD, Senin (11/8/2025). Suasana ruang sidang terasa lebih dari sekadar formalitas, sebab hari itu menjadi titik krusial penentuan arah pembangunan lima tahun ke depan—sebuah momentum yang menandai keseriusan seluruh elemen pemerintahan dalam menyusun cetak biru Pangkep 2025–2029.

Rapat yang dipimpin langsung Ketua DPRD Pangkep, Haris Gani, turut dihadiri Bupati Muhammad Yusran Lalogau, Wakil Bupati Rahman Assegaf, serta para wakil ketua dan 30 anggota dewan. Agenda utamanya: penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2029.

Dalam rapat tersebut, Fraksi Amanat Bangsa melalui juru bicaranya, Abdul Rauf, menyampaikan bahwa RPJPD bukan sekadar berkas perencanaan, melainkan komitmen nyata yang harus diwujudkan dalam pembangunan konkret.

“Harus terwujud nyata di lapangan demi Pangkep Hebat, Maju, Sejahtera, dan Mandiri,” tegas Abdul Rauf.

Ia memaparkan lima misi utama pembangunan yang akan menjadi pedoman kerja selama lima tahun ke depan:

1. Pemberdayaan manusia dan lingkungan hidup layak – dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pelestarian lingkungan.

2. Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan – mendorong sektor lokal agar menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

3. Infrastruktur dan konektivitas – memperluas akses dan pembangunan fasilitas dasar hingga wilayah kepulauan.

4. Tata kelola pemerintahan yang produktif – membangun birokrasi yang lebih efisien dan responsif.

5. Kesadaran lingkungan – memastikan upaya pelestarian berjalan konsisten dan berkelanjutan.

Rapat paripurna ini sekaligus menjadi ruang penyatuan visi antara DPRD dan pemerintah daerah. Dengan disepakatinya arah pembangunan yang inklusif, diharapkan seluruh lapisan masyarakat—baik di pusat kota maupun wilayah terpencil—dapat merasakan manfaatnya secara merata.

“Semua misi ini harus dijalankan dengan konsisten agar pembangunan Pangkep benar-benar inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Abdul Rauf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *