SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Menjelang meningkatnya aktivitas jual beli makanan selama bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melalui Dinas Kesehatan bersama tim gabungan lintas OPD melakukan pengawasan keamanan pangan di Pasar Sentral Pangkajene, Rabu (4/3/2026).
Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Pertanian turun langsung menyisir lapak para pedagang untuk memastikan seluruh komoditas pangan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi aman dan layak dikonsumsi.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengumpulkan sedikitnya 50 sampel pangan mulai dari takjil, ikan, hingga berbagai jenis sayur-sayuran yang dijual di pasar. Sampel tersebut kemudian langsung diuji di lokasi menggunakan alat uji cepat guna mendeteksi kemungkinan adanya kandungan zat berbahaya atau bahan yang tidak layak dikonsumsi.
Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Hj. Herlina, menjelaskan bahwa pengawasan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun, khususnya selama bulan Ramadhan ketika aktivitas penjualan makanan meningkat pesat.
“Pengawasan ini bertujuan memastikan bahan pangan yang dijual kepada masyarakat benar-benar layak dikonsumsi. Jika ditemukan yang tidak sesuai, tugas kami bukan hanya menindak tetapi juga memberikan edukasi kepada pedagang,” ujarnya.
Menurutnya, hasil pengawasan beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan positif. Temuan bahan berbahaya dalam makanan kini semakin jarang ditemukan karena para pedagang mulai memahami pentingnya menjaga kualitas pangan.
“Umumnya sudah jarang ditemukan. Karena kami rutin turun melakukan edukasi kepada pedagang tentang bahan-bahan yang tidak boleh digunakan dalam makanan, misalnya pewarna yang bukan untuk pangan. Kalau ada yang belum paham, kami berikan pembinaan agar mereka bisa memperbaiki proses produksinya,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pengawasan ini tidak hanya bertujuan melindungi konsumen, tetapi juga membantu para pelaku usaha agar memahami standar keamanan pangan yang baik.
Herlina berharap para penjaja makanan, khususnya pelaku UMKM di Pangkep, terus menjaga kualitas produk yang dijual kepada masyarakat. Hal ini dinilai sangat penting karena banyak masyarakat yang mengandalkan makanan siap saji, terutama selama bulan Ramadhan.
“Banyak ibu rumah tangga yang memiliki keterbatasan waktu untuk memasak di rumah. Karena itu penting bagi pedagang untuk menyediakan makanan yang berkualitas dan aman dikonsumsi. Jika kualitas pangan tidak terjaga, dampaknya akan kembali pada masalah kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Selain melakukan pengawasan di Pasar Sentral Pangkajene, tim gabungan juga menyasar sejumlah ritel modern untuk memastikan produk pangan yang beredar tetap memenuhi standar keamanan. Beberapa di antaranya seperti Indomaret Fresh, Alfamart, Alfamidi, hingga Circle K (CU).
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pangkep berharap masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih tenang, tanpa khawatir terhadap keamanan makanan yang dikonsumsi setiap hari.







