Penilaian Satkamling Bungoro Indah Baru, Polres Pangkep Perkuat Peran Warga Jaga Keamanan Lingkungan

BERITA, POLRI235 Dilihat

SHOOTLNEWS-BUNGORO PANGKEP| Upaya menghidupkan kembali semangat keamanan lingkungan berbasis masyarakat terus digencarkan. Jajaran Satuan Binmas Polres Pangkep resmi memulai penilaian Lomba Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) tingkat kabupaten yang dijadwalkan berlangsung mulai Senin (27/4/2026) hingga Kamis (30/4/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pimpinan serta arahan Baharkam Polri dan Polda Sulawesi Selatan, sebagai langkah konkret mendorong masyarakat menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungannya masing-masing.

Tim penilai dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Pangkep AKP H. Kamal, S.Pd., M.M., didampingi sejumlah pejabat fungsi di antaranya KBO Satlantas Yushar, KBO Satnarkoba Ibrahim, personel Sat Intelkam, serta anggota Binmas Polres Pangkep. Kedatangan tim disambut oleh Lurah Samalewa Muh. Tawaf, Kapolsek Bungoro Kompol Ridwan Saenong bersama Bhabinkamtibmas Riyas dan personel Polsek Bungoro, serta tokoh masyarakat Ir. H. Arfan Tualle, Ketua RW/RT, dan warga Perumahan Bungoro Indah Baru.

Tim melakukan penilaian di wilayah hukum Polsek Bungoro, tepatnya di Pos Satkamling Perumahan Bungoro Indah Baru, Kelurahan Samalewa. Lokasi ini menjadi salah satu titik strategis dalam rangkaian penilaian yang menyasar berbagai kecamatan di Kabupaten Pangkep.Pada Selasa (28/4/2026)

Dalam pelaksanaannya, penilaian melibatkan lintas satuan fungsi, mulai dari Satuan Binmas, Sat Lantas, Sat Intelkam hingga Sat Narkoba. Keterlibatan ini bertujuan menghadirkan penilaian yang komprehensif, sekaligus memastikan bahwa peran Satkamling tidak hanya terbatas pada penjagaan lingkungan, tetapi juga mencakup pemahaman dasar terkait lalu lintas, deteksi dini gangguan kamtibmas, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di tingkat masyarakat.

AKP H. Kamal menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah setempat dan pihak kepolisian sektor yang dinilai sigap dalam mempersiapkan kegiatan, meskipun informasi pelaksanaan lomba diterima dalam waktu singkat.

“Kami sangat bersyukur karena meski perintah ini mendadak, rekan-rekan aparat pemerintah dan para Kapolsek beserta jajarannya dapat membantu secara maksimal dalam pelaksanaan lomba ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil penilaian dari seluruh wilayah di Kabupaten Pangkep ditargetkan rampung pada awal pekan depan untuk selanjutnya dikirim ke Direktorat Binmas Polda Sulsel dan diteruskan ke Mabes Polri.

Selain melakukan penilaian, tim juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mensosialisasikan standar pelayanan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) kepada masyarakat. Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam arahannya, petugas menekankan pentingnya pemahaman terhadap isyarat tanda bahaya melalui bunyi kentongan. Setiap pola bunyi memiliki arti berbeda, mulai dari indikasi pencurian, kebakaran hingga bencana seperti banjir, sehingga warga diharapkan mampu merespons dengan cepat dan tepat.

Selain itu, kedisiplinan dalam pengisian Buku Mutasi juga menjadi perhatian utama. Buku tersebut berfungsi sebagai catatan resmi seluruh aktivitas selama piket, baik dalam sistem jaga 8, 12, maupun 24 jam, serta menjadi dasar laporan saat serah terima tugas antarregu.

“Buku mutasi harus jelas, siapa yang menerima dan siapa yang menyerahkan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab selama bertugas,” tegas Ketua Tim.

Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan darurat 110 yang dapat diakses secara gratis. Melalui sistem berbasis GPS, kepolisian dapat dengan cepat mendeteksi lokasi pelapor sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, termasuk dengan instansi terkait seperti pemadam kebakaran maupun PLN.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat. Lomba Satkamling bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi momentum penting dalam membangun sistem keamanan lingkungan yang responsif, terorganisir, dan berkelanjutan demi terciptanya rasa aman di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *