Perkuat Harmoni dan Perdamaian Global, Polda Sulsel Dukung Road to IGIC 2026 di Makassar

BERITA, POLRI50 Dilihat

MAKASSAR – Upaya memperkuat peran strategis imam masjid dalam menjaga harmoni sosial, persatuan bangsa, dan perdamaian dunia terus digalakkan. Salah satunya melalui kegiatan Istighosah dan Tabligh Akbar yang menjadi bagian dari rangkaian Road to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang digelar di Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, Minggu (14/6/2026)

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WITA tersebut menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara para imam masjid, pemerintah, akademisi, dan aparat keamanan dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat harmoni, diplomasi keagamaan, serta perdamaian global.

Rangkaian acara meliputi Seminar Nasional bertema “Masjid Harmony, Religious Diplomacy and Global Peace”, Istighosah Akbar, dan Tabligh Akbar. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menuju Konferensi Imam Masjid Sedunia atau International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang akan diselenggarakan di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Agama Republik Indonesia, Nazaruddin Umar, unsur Forkopimda Sulawesi Selatan, pimpinan IPIM Sulsel, para alim ulama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Ketua Steering Committee (SC) Road to IGIC 2026 Sulawesi Selatan, Muhammad Sabilul Alif, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari perjalanan besar menuju konferensi internasional yang bertujuan memperkuat diplomasi keagamaan dan persaudaraan antarbangsa.

Menurutnya, IGIC 2026 diharapkan menjadi wadah strategis untuk menyebarluaskan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta memperkuat kontribusi para imam masjid dalam membangun perdamaian dunia.

“Ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya membangun forum internasional yang diharapkan menjadi wadah penguatan diplomasi keagamaan, persaudaraan antarbangsa, serta penyebaran nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rangkaian Road to IGIC 2026 sebelumnya telah sukses dilaksanakan di Kalimantan Timur dan kini berlanjut di Sulawesi Selatan sebagai bagian dari estafet persiapan menuju agenda internasional tersebut.

Lebih lanjut, Sabilul Alif menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat negara dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, pendekatan keamanan tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan sentuhan budaya dan spiritual yang mampu memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat Sulawesi Selatan untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung suksesnya IGIC 2026 sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi toleransi, moderasi beragama, dan perdamaian.

Melalui seminar yang mengangkat tema “Masjid Harmony, Religious Diplomacy and Global Peace”, para peserta diharapkan dapat membangun komitmen bersama dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama, menjaga persatuan umat, serta memperkokoh peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan penyebaran pesan-pesan perdamaian.

Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi imam masjid sebagai agen pemersatu umat dan garda terdepan dalam menyuarakan nilai-nilai kedamaian, baik di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus mendukung terwujudnya sukses penyelenggaraan International Grand Imams Conference 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *