Personel Polsek Bungoro Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan di Gunung BLK Tabo-Tabo

BERITA, POLRI46 Dilihat

SHOOTLNEWS-PANGKEP,  Personel Polsek Bungoro, Polres Pangkep, berjibaku melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Gunung BLK, Desa Tabo-Tabo, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Kamis malam (17/09/2026).Kebakaran tersebut diketahui setelah personel Polsek Bungoro menerima informasi dari warga terkait adanya titik api di kawasan pegunungan. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel yang dipimpin Piket Pawas Polsek Bungoro, Ipda Azis, bersama piket fungsi segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus upaya pemadaman.

Setibanya di lokasi, personel Polsek Bungoro bersama perangkat Desa Tabo-Tabo, warga sekitar serta siswa SMK Kehutanan Negeri Makassar langsung turun tangan melakukan pemadaman secara manual menggunakan ranting pohon dan peralatan seadanya, sambil menunggu bantuan dari petugas pemadam kebakaran Kabupaten Pangkep.

Upaya pemadaman tidak mudah dilakukan lantaran kondisi medan yang cukup sulit. Akses menuju sejumlah titik kebakaran tidak dapat dilalui kendaraan, ditambah minimnya pencahayaan pada malam hari serta keterbatasan suplai air di lokasi.

Adapun kebakaran diketahui terjadi pada tiga titik dengan luasan berbeda. Titik pertama berada di area pegunungan Kampung Lampaniti bagian sebelah Timur dengan luas sekitar 50 meter². Titik kedua berada di area pegunungan Kampung Lampaniti bagian sebelah Barat dengan luas sekitar 80 meter², sedangkan titik ketiga berada di area pintu masuk BLK Tabo-Tabo dengan luas sekitar 15 meter².

Personel Polsek Bungoro bersama seluruh pihak yang berada di lokasi terus melakukan pemadaman dan penyisiran pada sejumlah titik untuk mencegah api kembali merambat serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang berada di sekitar kawasan agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah sembarangan, serta tidak membuang puntung rokok di kawasan yang berpotensi memicu kebakaran.

Sementara itu, Kapolsek Bungoro AKP H. Syaifuddin, S.Sos., M.M., M.Si., mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif melakukan pengawasan serta memberikan edukasi sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat merugikan masyarakat.

“Keberadaan Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kami terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan hutan dan lahan, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujar Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, penanganan karhutla membutuhkan sinergitas seluruh pihak, mulai dari kepolisian, pemerintah desa, masyarakat hingga unsur terkait lainnya. Menurutnya, langkah pencegahan dan deteksi dini sangat penting dilakukan agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Kegiatan pemadaman tersebut turut dihadiri aparat Pemerintah Desa Tabo-Tabo, warga sekitar lokasi serta siswa SMK Kehutanan Negeri Makassar. Seluruh unsur bersama-sama melakukan upaya pemadaman di beberapa titik kebakaran sebagai bentuk kepedulian dan gotong royong dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *