Polres Pangkep Gelar Press Release  Tindak Pidana Kasus Pencurian di Sadel Motor 

PANGKEP SULSEL | Polres Pangkep Gelar Press Release Tindak Pidana pencurian di sadel motor yang dipimpin Kasi Humas Polres Pangkep Akp. Imran, S.H., yang didampingi oleh Ps. Kanit 2 Tahbang Sat Reskrim Polres Pangkep Aiptu. Tamrin, S.H., pada Kamis 27/4/2023

Hadir dalam press release Kasi Humas Polres Pangkep , AKP Imran , S.H. didampingi Ps. Kanit 2 Tahbang Sat Reskrim Polres Pangkep Aiptu. Tamrin, S.H beserta sejumlah personel polres Pangkep, dan awak media.

Pengungkapan Kasus Pencurian dalam sadel motor di Jalan H. M. Arsyad, Kelurahan Padoang doangan, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, pada Selasa,  28 Maret 2023 sekira pukul 17.10 Wita, dengan tersangka yang berinisial AS (Lk, 35 Th, wiraswasta, Kel. Rappo Kalling, Kec. Tallo, Kota Makassar).

Kasi Humas Polres Pangkep Akp. Imran, S.H., mengungkapkan bahwa korban seorang perempuan berinisial (AR) pada saat akan membeli takjil di jln. H. M.Arsyad sekitar  lapangan alun alun, tanpa menyadari sadel/jok motornya tidak dalam keadaan terkunci”

Lebih lanjut, “Pelaku seorang lelaki berinisial (AS) dari arah Makassar dan berboncengan dengan temannya (AH) yang akan menuju kerumah paman pelaku di Tonasa Kab.Pangkep, dan  kebetulan pelaku juga singgah untuk membeli jajanan berbuka puasa sekitar alun-alun juga.” Imbuhnya

“Kebetulan posisi motor pelaku parkir dibelakang motor korban. Dan tanpa sengaja tangannya menyentuh jok motor korban yang tidak tertutup rapat dalam keadaan tidak terkunci. Selanjutnya memeriksa barang yang ada dalam jok yakni sebuah tas warna putih merk Red Jelly, dan langsung memasukkan kedalam jaketnya.” Jelas Kasie Humas Polres Pangkep.

Ditambahkan Aiptu Tamrin bahwa , “Dalam tas korban AR yang diambil pelaku AS, saat itu berisi satu buah handphone merk Samsung A51, sebuah logam mulia emas 0,1 gram, 3 buah alat kosmetik, satu set gantungan kunci, satu buah dompet warna ungu yang berisikan surat-surat kendaraan, atm dan lainnya.”

Pelaku “AS” saat ini ditahan di Mapolres Pangkep, dan disangkakan dengan Pasal 362 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *