PT Semen Tonasa Lepas 60 Karyawan Purna Bakti 2026, Wujud Apresiasi atas Dedikasi Puluhan Tahun

BERITA153 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Manajemen PT Semen Tonasa menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus pelepasan karyawan purna bakti periode Februari hingga Desember 2026 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para karyawan yang telah menuntaskan masa tugasnya di perusahaan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai VI Kantor Pusat PT Semen Tonasa,  dan dihadiri jajaran manajemen bersama para karyawan yang memasuki masa pensiun. Rabu (4/3/2026),

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Keuangan Sulaiha Muhyiddin, GM SDM & GRC Muh. Akhdharisa, SM Operasional SDM Widya Kurniasari Rahim, serta para staf dan karyawan yang memasuki masa purna bakti.

Pada periode Februari hingga Desember 2026, tercatat sebanyak 60 karyawan resmi memasuki masa purna bakti setelah bertahun-tahun mengabdikan diri serta memberikan kontribusi nyata dalam perjalanan dan perkembangan perusahaan semen terbesar di kawasan timur Indonesia tersebut.

Salah satu karyawan purna bakti, Ilyas HM, mengungkapkan rasa syukur atas pengalaman panjang yang ia jalani selama bekerja di perusahaan.

“Selama bekerja di PT Semen Tonasa, saya merasakan banyak pengalaman berharga, baik suka maupun duka. Perjalanan karier yang membawa saya berpindah dari satu tempat ke tempat lain justru memperkaya pengalaman serta memperluas relasi yang sangat berarti dalam kehidupan saya,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan Sulaiha Muhyiddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para karyawan yang telah menyelesaikan masa kerja dengan penuh dedikasi dan loyalitas.

Menurutnya, para karyawan yang memasuki masa purna bakti merupakan sosok teladan bagi generasi pekerja berikutnya di perusahaan. Ia menyebut sebagian besar karyawan yang pensiun memiliki masa kerja yang panjang, bahkan mencapai lebih dari tiga dekade

“Bapak dan Ibu adalah teladan bagi kami semua. Dengan masa kerja yang rata-rata di atas 14 tahun hingga lebih dari 35 tahun, Bapak dan Ibu telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta keteladanan dalam perjalanan panjang bersama perusahaan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas seseorang, melainkan awal dari fase kehidupan baru yang tetap dapat memberikan kontribusi di tengah masyarakat.

“Pensiun bukan berarti akhir dari produktivitas. Kami memaknainya sebagai fase baru, di mana Bapak dan Ibu menjadi alumni dari ‘universitas kehidupan kerja’ yang telah ditempuh selama puluhan tahun. Pengalaman, keputusan, dan kontribusi yang telah diberikan tentu menjadi bekal berharga untuk melanjutkan peran di masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, PT Semen Tonasa berharap hubungan kekeluargaan antara perusahaan dan para karyawan yang telah memasuki masa purna bakti tetap terjalin dengan baik. Selain sebagai bentuk apresiasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang para karyawan yang telah menjadi bagian penting dalam pertumbuhan dan perkembangan perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *