SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah tingkat Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yang digelar oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pangkep di Rumah Jabatan Bupati, Selasa, 26 Jumadal Akhirah 1447 H atau bertepatan 16 Desember 2025 M.
Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi peran Muhammadiyah dalam memajukan kesejahteraan bangsa sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Resepsi milad yang mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” berlangsung meriah namun tetap sarat makna. Berbagai penampilan dari amal usaha pendidikan Muhammadiyah turut menyemarakkan acara, mulai dari senam ceria anak-anak PAUD dan PK, tari-tarian siswa MI, paduan suara MTs, hingga atraksi pencak silat Tapak Suci dari pelajar MA, SMA, dan SMK Muhammadiyah.
Puncak acara diisi dengan Tabligh Akbar yang disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Prof. Dr. KH Ambo Asse, M.Ag., yang hadir bersama rombongan. Kehadiran rombongan PWM Sulsel disambut langsung oleh Bupati Pangkep Dr. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Pi., Ketua PDM Pangkep H. A. Abd. Muis AE, didampingi Ketua Panitia Drs. H. Hasir Saleh, jajaran organisasi otonom Muhammadiyah, warga dan simpatisan Muhammadiyah.
Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda, Kementerian Agama, Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah, OPD terkait, pimpinan organisasi kemasyarakatan, para tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Ketua Panitia, H. Hasir Saleh, dalam laporannya menyampaikan bahwa sejumlah kegiatan yang sebelumnya direncanakan, seperti lomba olahraga dan aksi sosial donor darah, terpaksa ditunda dan akan dilaksanakan pada momen yang lebih tepat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan, warga, simpatisan, serta semua pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam hal ini Bupati Pangkep, atas dukungan dan bantuannya sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PDM Pangkep H. A. Abd. Muis AE dalam sambutannya mengulas perjalanan dan perkembangan Muhammadiyah di Kabupaten Pangkep yang terus menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai bidang.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Pangkep atas dukungannya, termasuk dalam pengadaan Pusat Dakwah Muhammadiyah, serta bantuan di berbagai bidang lainnya. Bahkan saat ini kembali menjanjikan penambahan fasilitas sarana dan prasarana yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Muhammadiyah, khususnya di bidang pendidikan.
“Muhammadiyah memiliki banyak sekolah di Pangkep. Ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mencerdaskan generasi muda. Saya mengucapkan terima kasih atas peran besar tersebut,” tuturnya.
Ia juga berpesan kepada para tenaga pendidik agar tidak hanya fokus pada materi pelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan etika kepada peserta didik.
“Ajarkan anak-anak kita untuk menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda. Pendidikan karakter itu sangat penting,” pesannya, seraya mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga pendidik secara berkelanjutan.
Selain itu, MYL juga mendorong agar rangkaian kegiatan Milad Muhammadiyah dapat disinergikan dengan program pengendalian inflasi daerah, salah satunya melalui kegiatan penanaman cabai bekerja sama dengan pemerintah daerah dan provinsi.
Dalam Tabligh Akbarnya, KH Ambo Asse menegaskan bahwa kehadiran lengkap jajaran pemerintah daerah dalam Milad Muhammadiyah Pangkep merupakan bukti kuatnya sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah.
“Bantuan Pemerintah Kabupaten Pangkep kepada Muhammadiyah, termasuk pembangunan gedung pusat dakwah yang representatif, patut diapresiasi. Apalagi Bupati kembali menjanjikan dukungan lanjutan. Ini menunjukkan hubungan yang harmonis dan saling menguatkan,” katanya.
Dalam tausiyahnya, Ambo Asse mengajak warga Muhammadiyah untuk menjadi pribadi bertakwa yang mampu menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat, serta menjaga kesehatan dan keselamatan diri.
“Muhammadiyah berjuang untuk mewujudkan masyarakat yang aman, damai, sejahtera, dan makmur, dengan berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya persatuan umat Islam serta tanggung jawab para pendidik dalam membimbing dan mengawasi generasi muda.
“Kita semua memiliki tanggung jawab yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” pungkasnya.
Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah Pangkep ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran dakwah, pendidikan, dan sosial Muhammadiyah, sekaligus mempererat kolaborasi dengan pemerintah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Pangkep secara berkelanjutan.







