Ribuan Santri di Pangkep Rayakan Hari Santri Nasional dengan Semangat Kebangkitan dan Inovasi

BERITA, KEAGAMAAN242 Dilihat

SHOOTLINENEWS.ID-PANGKEP | Semangat kebangkitan santri menggema di seluruh penjuru Kabupaten Pangkep. sebanyak 500 peserta mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional yang digelar oleh Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Pangkep. Kegiatan ini berlangsung serentak di sembilan titik pondok pesantren, dengan pusat pelaksanaan di Pondok Pesantren Wisata Al-Qur’an (PWQ), Jalan Kemakmuran, poros Makassar–Parepare.pada Rabu (22/10/25)

Tahun ini, peringatan Hari Santri Nasional mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, sebagai refleksi semangat santri dalam menjaga keutuhan bangsa dan menjawab tantangan global dengan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan.

Upacara di PWQ Pangkep diikuti peserta dari berbagai lembaga pendidikan Islam, di antaranya Pondok Pesantren Wisata Al-Qur’an (PWQ), Pondok Pesantren Al-Busraq, Pondok Pesantren Hidayatullah, Pondok Pesantren Darul Mutaqin, serta PAUD Nurul Falaq, PAUD Amanah An-Nisa, dan PAUD Besse Atira.

Sementara itu, pelaksanaan di titik lain meliputi Pondok Pesantren Ar-Rahman DDI Galla Raya, Mabaul Ulum, Penghafal Al-Qur’an Plus Dakwah dan Tilawah Jagong, Darul Qur’an Sela, Modern IMMIM Putri, Sholawatul Is’ad, Assiratal Mustaqim, dan Syaikh Zainuddin NW Malaka.

Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, Muhammad Nur Khalik, dalam amanatnya menegaskan bahwa Hari Santri harus menjadi tonggak kebangkitan baru bagi para santri Indonesia.

“Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan santri Indonesia. Santri sekarang tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus memahami teknologi, sains, dan bahasa dunia. Dunia digital pun harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,” ujarnya dengan penuh semangat.

Ia juga berpesan agar para santri tidak berhenti berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai pesantren.

“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja, hingga ranah internasional. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi,” tambahnya.

Selain upacara, kegiatan juga diisi dengan pembacaan ikrar santri, doa bersama untuk bangsa, dan penampilan seni Islami dari perwakilan pondok pesantren di Kabupaten Pangkep.

Sementara itu, Ketua FKPP Kabupaten Pangkep, Dr. K.H. M. Nazwarulhaq, menegaskan pentingnya peran pondok pesantren sebagai pusat pembentukan moral dan karakter bangsa.

“Pondok pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga tempat menanamkan nilai-nilai kasih sayang, moralitas, dan karakter mulia. Kami berkomitmen mewujudkan pesantren yang ramah anak, yang senantiasa dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Peringatan Hari Santri Nasional di Pangkep tahun ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi juga simbol semangat baru para santri dalam menatap masa depan dengan ilmu, akhlak, dan inovasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *