PANGKEP – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Pangkep menggelar kegiatan Taushiyah, Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Kamis (18/6/2026), dan dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Mengusung tema “Momentum Muharram, Bergerak Bersama Menuju Pangkep Ber-Imtaq, Inovatif, dan Berkarakter”, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pangkep Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si., Wakil Bupati Pangkep H. Abdul Rahman Assagaf, M.I.Kom., unsur Forkopimda, anggota DPRD, para pimpinan OPD, camat, lurah, kepala desa, majelis taklim dari 13 kecamatan, serta tokoh agama dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan para anggota BKMT yang telah hadir untuk memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam tersebut.
Menurutnya, momentum 1 Muharram tidak hanya menjadi penanda pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri dan memperkuat pendidikan moral di lingkungan keluarga.
“Di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat, kita perlu memberikan perhatian lebih kepada anak-anak kita, khususnya dalam penggunaan gadget atau telepon genggam. Orang tua harus tetap melakukan pengawasan dan pendampingan agar perkembangan serta aktivitas anak tetap terkontrol dengan baik,” ujar Yusran.
Ia juga berharap para anggota BKMT terus berperan aktif dalam memberikan dampak sosial dan spiritual yang positif di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai keagamaan dapat semakin tumbuh dan mengakar di setiap lingkungan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, Dr. H. Ramli Rasyid, S.Ag., M.Pd.I., M.Ed., yang membawakan tausiyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai titik awal memperkuat sinergi dalam membangun daerah.
Menurutnya, kemajuan daerah harus ditopang oleh pondasi iman dan takwa yang kuat, serta semangat kerja yang kreatif dan inovatif sehingga mampu melahirkan masyarakat yang berakhlak mulia dan memiliki daya saing.
“Momentum 1 Muharram hendaknya menjadi ajang introspeksi diri bagi kita semua agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bermanfaat, dan lebih dekat kepada Allah SWT,” pesannya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sekapur sirih Ketua BKMT Kabupaten Pangkep, sambutan Bupati Pangkep, tausiyah keagamaan, dzikir bersama, hingga doa penutup.
Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan mewarnai jalannya kegiatan yang berakhir pada pukul 14.03 Wita. Peringatan Tahun Baru Islam ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat persatuan, serta mendorong terwujudnya Kabupaten Pangkep yang religius, inovatif, dan berkarakter.







